BPKD: Excavator Tenggalam Di Aceh Timur Milik Pemko Langsa

BPKD: Excavator Tenggelam Di Aceh Timur Milik Pemko Langsa

  • Bagikan
Aset Pemko Langsa terbenam dan terbengkalai dalam lumpur, di kawasan pesisir Kecamatan Birem Bayeun, Kab. Aceh Timur, Jumat (22/10). Waspada/Munawar
Aset Pemko Langsa terbenam dan terbengkalai dalam lumpur, di kawasan pesisir Kecamatan Birem Bayeun, Kab. Aceh Timur, Jumat (22/10). Waspada/Munawar

LANGSA (Waspada): Alat berat jenis excavator (beko) yang tenggelam dalam lumpur di kawasan pesisir Desa Bayeun Keude Kecamatan Birem Bayeun, Kab. Aceh Timur merupakan aset/milik Pemerintah Kota Langsa, Jumat (22/10).

Penelusuran wartawan, excavator yang mengalami musibah tenggelam di lokasi tambak dan sempat dinyatakan bukan milik Pemerintah Kota Langsa tapi bantuan Kementerian Perikanan dan Kelautan oleh Kadis PPKP Kota Langsa Banta Ahmad, SStPi, ternyata salah satu aset Pemko Langsa.

Selain itu, areal pengerukan lahan tambak tersebut termasuk kawasan Hutan Produksi (HP) mangrove yang berada di Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. Kondisi beko itu masih tenggelam di dalam lumpur dan belum bisa dikeluarkan, terlebih saat air pasang yang menenggelamkan seluruh badan beko itu.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda upaya dari Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PPKP) Kota Langsa untuk mengevakuasi beko yang dipergunakan untuk mengeruk lahan tambak (kolam) warga di kawasan tersebut

Kepala Bidang Asset dan Inventarisasi BPKD Kota Langsa, Syafrinal, SE ketika dikonfirmasi Waspada,id mengatakan, alat berat jenis Excavator (Beko) merk/type Sumitomo/SH 130F-5 yang berada pada Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PPKP) Kota Langsa itu merupakan aset Pemerintah Kota (Pemko) Langsa.

Berdasarkan, Rekapitulasi Kartu Inventaris Barang (KIB) B Peralatan dan Mesin, No. Kode Lokasi, 12.01.15.11.01.01.01. alat berat tersebut merupakan hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya No. 4748/DPB/PL510/BA.D2/IV/2015, jelas Kabid Asset dan Inventarisasi BPKD Kota Langsa ini.

Sementara Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Banta Ahmad, SStPi sebelumnya yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp membenarkan Excavator tersebut milik Dinas Pertanian Pemerintah Kota Langsa tapi bukan milik Pemko Langsa.

Pengerjaan rehab tambak itu, ujarnya, bukan di Birem Bayeun, lokasi di surat tanah masuk Gampong Alur Dua perbatasan. Ada suratnya di kantor, pemiliknya merupakan warga Kota Langsa, saat ini kami lagi mencari beko lain untuk sorong, terang Banta.

Sedangkan berita sebelumnya, alat berat beko tersebut menurut warga adalah milik Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa dan sudah beberapa bulan di situ untuk membuka tambak pribadi salah seorang warga. Sebelumya beko tersebut juga pernah bolak balik mengerjakan lahan warga di sini. Namun naas, beko tengelam di dalam lumpur tambak

Sejumlah warga tidak menggunakan beko itu untuk memperbaiki lahan tambak, karena menurut informasi yang mereka dapatkan, penggunaan beko ini dengan sistem kontrak. (b25)


  • Bagikan