BPBA Bentuk FPRB Di Abdya

- Aceh
  • Bagikan
BPBA menggelar kegiatan pembentukan sekaligus FPRB, selama dua hari di aula Arena Motel, Blangpidie, Rabu (27/10). Waspada/Syafrizal
BPBA menggelar kegiatan pembentukan sekaligus FPRB, selama dua hari di aula Arena Motel, Blangpidie, Rabu (27/10). Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana (BPBK) Abdya, Rabu (27/10), membentuk sekaligus menggelar sosialisasi pengelolaan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di aula Arena Motel, Blangpidie.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (dari Rabu 27/10 hingga Kamis 28/10) itu, bertujuan sebagai upaya bersama antara BNPB dengan BPBK seluruh Provinsi Aceh, dalam menginisiasi terbentuknya FPRB di sejumlah Kabupaten/Kota di Aceh.

Dalam sambutannya, Kepala BPBK Abdya Hafiddin ST menyampaikan, ada beberapa hal yang harus diketahui tentang FPRB ini. Diantaranya, FPRB adalah perwujudan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana di daerah. FPRB terdiri perwakilan lembaga usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, media massa, donor, organisasi profesi/keahlian, legislatif, yudikatif, dan organisasi perangkat daerah, serta relawan penanggulangan bencana.

FPRB dibentuk berdasarkan Undang-Undang nomor 24 tahun 2007, PP nomor 21 tahun 2008, serta secara spesifik diatur dalam Perka BNPB yang masih dalam proses penyelesaian. FPRB adalah mitra dari BPBA maupun BPBK. FPRB bukanlah saingan BPBK.

Hafiddin mengatakan, FPRB ini memiliki visi diantaranya untuk memastikan pembangunan daerah berbasis pengurangan risiko bencana. Adapun targetnya, memastikan tujuh objek ketangguhan, rumah/hunian, sekolah/madrasah, Puskesmas/RS, pasar, rumah ibadah, kantor, dan prasarana vital.

Hafiddin juga mengingatkan, terkait upaya antisipasi potensi bencana lainnya, selama musim panas dan hujan saat ini. “Dengan berbagai kegiatan sosialisasi di daerah rawan bencana, simulasi, penyiapan relawan, hingga memastikan informasi dapat tersampaikan,” ujarnya.

Kegiatan yang bertema membangun masyarakat sadar bencana dengan landasan sinergitas multi stakeholder tersebut menghadirkan beberapa narasumber baik dari BPBA maupun BPBK Abdya sendiri. Dimana, dalam jalannya kegiatan para peserta juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan pertanyaan.(b21)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *