BNPB Bangun Pengaman Tebing Rp15,8 M Di Abdya - Waspada

BNPB Bangun Pengaman Tebing Rp15,8 M Di Abdya

- Aceh
  • Bagikan
Amiruddin S.Pd, Kepala BPBK Abdya. BNPB bangun pengaman tebing Rp15,8 M di Abdya. Waspada/Syafrizal
Amiruddin S.Pd, Kepala BPBK Abdya. BNPB bangun pengaman tebing Rp15,8 M di Abdya. Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, dilaporkan mengucurkan anggaran senilai Rp15,8 miliar, untuk kegiatan proyek pembangunan pengaman tebing sungai di ‘Nanggroie Breuh Sigupai’ Aceh Barat Daya (Abdya).

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya Amiruddin S.Pd, Kamis (27/8), pembangunan pengaman tebing sungai dimaksud menggunakan matrial batu gajah. Di mana katanya, pembangunannya meliputi tiga titik lokasi. “Ada tiga titik lokasi yang kita usulkan dulu ke BNPB. Alhamdulillah, ketiga-tiganya direalisasi,” ungkapnya.

Ketiga titik lokasi itu masing-masing, pembangunan pengaman tebing sungai Krueng Ie Mirah, Kecamatan Babah Rot. Dilokasi ini, pemerintah memplotkan dana senilai Rp3 miliar. Lokasi kedua di Krueng Pantee Rakyat, Kecamatan Babah Rot, dengan anggaran senilai Rp4,8 miliar.

Selanjutnya, lokasi ketiga di Krueng Susoh, Kecamatan Susoh, dengan anggaran senilai Rp8 miliar. Untuk tiga lokasi, anggaran yang dikucurkan senilai Rp15,8 miliar, sumber BNPB tahun 2020.

“Untuk volume pekerjaan kita harus lihat kontrak. Kebetulan PPK dari kegiatan itu, masih di luar daerah. Saat beliau pulang bisa kita tanyakan kepada beliau, termasuk siapa rekanan dari ketiga kegiatan itu,” sebut Amiruddin, sambil menambahkan untuk saat ini pengerjaan masih di kawasan Babah Rot, akan berlanjut di kawasan Krueng Susoh.

Sebagaimana diketahui lanjutnya, pembangunan pengaman tebing itu, atas dasar usulan BPBK Abdya, untuk meminimalisir dampak erosi sungai di tiga titik, yang diketahui kian parah dan mengancam pemukhiman warga di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sebagaimana halnya di Krueng Susoh, air luapan sungai yang dikenal sering menelan korban jiwa ini, mengakibatkan erosi di kawasan pangkal jembatan (abudment) Pulau Kayu, serta merusak perkebunan warga setempat.

“Semoga saja pembangunan pengaman tebing itu, selesai sesuai dengan apa yang diharapkan, serta dapat mengamankan pemukiman warga dari banjir luapan,” pungkasnya.(b21)

 

 

  • Bagikan