Waspada
Waspada » BLT Belum Dapat, Warga Kuta Barat Sabang Demo Ke Kantor Keuchik
Aceh

BLT Belum Dapat, Warga Kuta Barat Sabang Demo Ke Kantor Keuchik

SABANG (Waspada): Dana Bantuan Tunai (BLT) belum dapat, sejumlah warga

masyarakat Gampong Kuta Barat (KBB), Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang demo ke kantor keuchik, Jumat (19/5).

Sejumlah masyarakat yang belum mendapatkan bantuan langsung tunai dan bantuan lain dari pemerintah pusat akibat dampak pamdemi Covid 19 mendatangi kantor keuchik sekitar pukul 15.00 wib menjumpai Kechik Kuta Barat, Hamim mempertanyakan hal itu.

Seperti yang disampaikan salah seorang warga Usmariani, 54, berdomisili di Jurong Babul Iman Gampong Kuta Barat. Ia bersama warga masyarakat lainnya menuntut, dana bantuan akibat Covid 19 yang dinilai lambat penyalurannya.

“Kami datangi kantor Keuchik karena banyak yang tidak dapat rata-rata yang tidak dapat bantuan para ibu-ibu janda yang sudah bercucu, sementara anak-anak yang baru berkeluarga sudah terdata sehingga dengan mudah dapat bantuan,” kata Usmariani, kepada awak media Jumat sore.

Anehnya lagi tambah Usmariani, sistem pendataan di kantor Keuchik KBB itu, ada warga yang sudah beranak cucu tinggal di KBB namun tidak terdata, maka ada yang tidak dapat bantuan.

Pihak kantor keuchik selalu yang disalahkan Dinas Sosial padahal kita tahu Dinas Sosial dapat data dari kantor keuchik. Jadi keuchik beralasan data warga tidak lengkap, kemudian disuruh ajukan ke tahap yang kedua.

“Kami masyarakat sudah sangat capek bolak-balik ke kantor keuchik untuk mendata ulang sedangkan data yang lama belum ada kejelasannya. Begitu juga bantuan dari Dinas Sosial yang sudah didatangkan ke kantor keuchik, kini sudah diambil kembali untuk digudangkan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, warga masyarakat Gampong Kuta Barat, sebagian sudah dapat bantuannya namun, ada juga yang belum dapat hingga saat ini kenapa bisa terjadi seperti ini semuanya tidak jelas.

“Kan ironis sekali malah ada yang sudah pindah pun masih dapat bantuan itu belum lagi orang yang sudah meninggal dunia, data penerimaan bantuan masih juga muncul. Jadi masalah dana Bantuan Langsung Tunai, kami masyarakat minta kepada pak keuchik harus benar-benar transparan,” jelasnya.

“Untuk itu diminta kepada keuchik bagi yang belum dapat bantuan harus segera dicairkan jangan bertele-tele lagi. Masyarakat perlu kepastian bukan janji-janji saja,” pinta Usmariani, sembari menyebutkan jika juga masih bermasalah akan mendatangi lagi dengan jumlah yang lebih ramai lagi.

Sementara itu Keuchik Gampong Kuta Barat Ir. Hamim menjelaskan, warga masyarakat Kuta Barat mendatangi kantor keuchik mempertanyakan masalah dana BLT. “Karena di Gampong Kuta Barat ini sudah jadi rahasia umum bahwa masyarakat di sini punya tipe khusus. Jadi kami perangkat gampong perlu hati- hati, karena selain BLT kami harus hilangkan yang sudah data penerima PKH, BPNT dan BST,” jelasnya.

“Kemudian, data bagi yang berprofesi Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri, BUMN, BUMD, kami harus keluarkan. Makanya setelah ada data yang kami himpun dari Jurong, untuk memperbaiki data tersebut harus dilakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus),” ungkapnya.

Dalam Musdesus nanti akan dilibatkan semua perangkat Gampong dan Tuha Peut dengan menginput data agar tidak keliru dan tepat sasaran. Sehingga kalau ada masyarakat yang belum dimasukkan namanya segera melapor ke Jurong, atau langsung ke kantor Keuchik.

“Untuk diketahui BLT tidak ada susulan lagi, seperti bantuan lain ada tahap ke duanya. Dan alokasi dana desa Kuta Barat adalah 35% dari 1,8 miliar. Jadi cukup untuk 358 Kepala Keluarga (KK). Di mana KBB keseluruhan 1.285 KK, tapi untuk yang miskin termasuk PKH dan lainnya sudah hampir 620-an. Jadi separuh penduduk KBB miskin,” jelas Hamim.

Dijelaskan, sementara ini yang terdata di KBB ada 409 KK yang akan menerima. Tetapi itu juga menunggu hasil Musdesus. “Mudah-mudahan setelah Musdesus dapat terealisasikan semua,” terang Hamim. (b18).

Tampak warga masyarakat Kuta Barat Sabang sedang demo ke kantor keuchik. Waspada/T.Zakaria Al Bahri

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2