IDI (Waspada): Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) mengapresiasi desa atau gampong yang menggelar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI). Momentum tersebut dinilai menjadi evaluasi terhadap guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan para santri.
“Kita berharap FASI ini terus mengakar ke seluruh TPA dengan mengikuti standarisasi kurikulum yang ada, sehingga pergelaran FASI benar-benar berkualitas,” kata Ketua Umum DPD BKPRMI Aceh Timur, Tgk Muhammad Isa, S.Pd.I, kepada Waspada, Minggu (22/9).
Sebagaimana diketahui, FASI adalah event tahunan yang dapat diselenggarakan di tiap desa dan kecamatan. Namun biasanya, FASI kecamatan akan digelar seiring dengan FASI kabupaten dan provinsi. “Alhamdulillah, kita (Aceh Timur—red) telah menggelar lima kali FASI. Bahkan, peserta Adzan TKA berhasil predikat terbaik FASI Provinsi Aceh di Blangpidie Tahun 2023,” kata Muhammad Isa.
Oleh karenanya, FASI yang digelar di Gampong Blang Siguci Idi Rayeuk, 20-23 September 2024 dapat ditiru gampong lain di Aceh Timur, apalagi saat ini dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 hijriyah. “Momentum Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) kami harapkan dijadikan sebagai momentum untuk menggelar FASI di desa dan kecamatan,” pinta Muhammad Isa.
Untuk diketahui, FASI Gampong Blang Siguci Idi Rayeuk memperlombakan sejumlah cabang, diantaranya Tilawah, Cerdas Cermat Tartil, Tahfidz 1 Juz dan Azan. Selain itu, pihaknya juga memperlombakan beberapa perlombaan lainnya, seperti Hafal Itikad 50 (TPA) dan Hafal Sifat 20 (TKA). Untuk menilai sejumlah perlombaan tersebut, panitia pelaksana mengundang juri dari kalangan BKPRMI. (b11).