BKMT Dan PMI Sabang Kunjungi Sekolah Masa Persiapan Belajar

BKMT Dan PMI Sabang Kunjungi Sekolah Masa Persiapan Belajar

  • Bagikan
Ibu-ibu BKMT Sabang dan Ketua PMI Sabang, Drs. Suraji Junus mengadakan kunjungan dan pertemuan dengan dewan guru salah satu sekolah yang dikunjungi dalam rangka persiapan masuk sekolah. Waspada/T. Zakaria Al Bahri
Ibu-ibu BKMT Sabang dan Ketua PMI Sabang, Drs. Suraji Junus mengadakan kunjungan dan pertemuan dengan dewan guru salah satu sekolah yang dikunjungi dalam rangka persiapan masuk sekolah. Waspada/T. Zakaria Al Bahri

SABANG (Waspada): Ibu-ibu Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) bersama anggota dan Ketua PMI yang juga penasehat BKMT Kota Sabang Drs Suradji Junus mengadakan kunjungan ke Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) untuk melakukan penyemprotan disifektan.

Kegiatan tersebut dalam rangka persiapan masuk belajar tatap muka di sekolah sesuai dengan instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, kata Ketua PMI Sabang, Drs. Suraji Junus kepada wartawan disela-sela kegiatan penyemprotan disifektan di salah satu sekolah, Kamis (9/7) pagi.

Kata dia, kegiatan yang dilakukan ini adalah sebagai rasa kepedulian dari ibu-ibu Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sabang untuk melakukan atau membantu di sekolah-sekolah terutama di sekolah lanjutan atas (SLTA).

“BKMT menggandeng PMI Kota Sabang berpartisipasi membantu menyemprot disinfektan di komplek gedung sekolah SLTA. Karena ibu-ibu tak sanggup melakukannya tanpa dibantu anggota PMI,” ujar Suraji Junus yang juga Wakil Wali Kota Sabang.

10 Sekolah

Penyemprotan ini dilakukan di seluruh sekolah tingkat atas (SLTA) dan di beberapa Pesantren atau Dayah yang ada di Kota Sabang yaitu di Pesantren Al Mujaddid, Darul Hijrah dan lainnya total semuanya ada sepuluh sekolah yang akan dilakukan penyemprotan.

Untuk sekolah-sekolah lainnya seperti Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Dasar kemungkinan juga besok akan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh BPBD dan Dinas Pendidikan Kota Sabang.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan disekolah-sekolah BKMT nantinya juga akan membagikan masker dan juga alat ukur suhu tubuh (Thermoscanner) untuk beberapa sekolah.

Kepsek Ucapkan Terimakasih

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Sabang, Satriah, SPd sangat berterimakasih kepada BKMT dan PMI Kota Sabang.

Sebelumnya kami juga sudah berkonfirmasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh untuk menghubungi BPBD, tetapi pihak BKMT dan PMI Kota Sabang sudah terlebih dahulu meminta untuk melakukan penyemprotan desinfektan, ujar Satriah.

“Mulai masuk sekolah tanggal 13 Juli, sesuai Instruksi Mendikbud, jadi sebelum para siswa kembali bersekolah kita juga telah mempersiapkan segala kebutuhan para siswa untuk kembali bersekolah pada masa pandemi ini, seperti tempat cuci tangan dan masker,” jelasnya.

“Bahkan di sekolah kita juga telah membentuk Satgas yang nantinya bertugas menjaga anak untuk tetap menjaga jarak, dan dipintu gerbang kita juga menyediakan thermoscanner sesuai protokol new normal di masa pandemi,” ujar Kepala SMAN 1 Sabang, Satriah.

Sekolah Dengan Sistem Shift

Untuk sistem masuk sekolah sesuai arahan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh diberlakukan secara shift, di dalam satu kelas ada 36 siswa dibagi menjadi dua, Kelompok A dan Kelompok B.

Jadi minggu pertama yang bersekolah adalah kelompok A dan minggu kedua yang bersekolah adalah kelompok B dan akan terus bergilir.

“Sistem pembelajaran yang dilakukan saat tatap muka hanya ada tutorial, jadi tidak ada mengerjakan tugas di sekolah dan tugasnya dilakukan di minggu kedua saat anak berada di rumah, Begitu seterusnya bergilir antara kelompok A dan B,” tambahnya lagi.

Menurut dia dewan guru tetap hadir mengajar disekolah setiap hari seperti biasa atau tidak berlaku shift karena jumlah guru tidak terlalu ramai. (b18)

  • Bagikan