Bharada Muhammad Kurniadi Sutio Ingin Membiayai Ibunya Menunaikan Ibadah Haji - Waspada

Bharada Muhammad Kurniadi Sutio Ingin Membiayai Ibunya Menunaikan Ibadah Haji

- Aceh
  • Bagikan

Dalam konflik tidak ada yang menang, konflik yang ada korban baik dari pihak yang bertikai maupun warga di seputaran kancah konflik juga ikut terimbas menjadi korban.

Peluru tidak punya mata, peluru bisa mengenai pihak yang terlibat dalam pertikaian dan bisa bubuk mesiu menembus warga yang berada di kawasan konflik.

Begitu juga yang dialami oleh Bharada Muhammad Kurniadi Sutio, Inna Lillahi Wainna Illahi Rojiun. Muhammad Kurniadi, 23, adalah putra dari Aceh Tamiang ,anggota Personil Brimob (Polri) yang gugur dalam baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pergunungan Bintang Papua, Minggu (26/9) pagi.

Pengamatan Waspada, Minggu (26/9) siang, rumah duka di Kampung Johar, Karang Baru, Aceh Tamiang banyak keluarga, kerabat dan masyarakat yang datang bertakziah. Suasana duka menyelimut rumah orang tua, Muhammad Kurniadi Sutio.

Menurut ayahnya, Zakir yang turut didampingi Safrida (kakak dari Muhammad Kurniadi) ketika Waspada bertakziah menceritakan, Muhammad Kurniadi adalah anak ketiga dari empat bersaudara, Safrida merupakan anak yang paling sulung, lalu ada abang dari Muhammad Kurniadi yang merupakan anggota TNI bertugas di Kostrad, sedangkan almarhum anak ketiga dan adiknya masih kuliah tidak lama lagi selesai kuliah.

Menurut Zakir dan Safrida yang turut didampingi Bupati Aceh Tamiang, H.Mursil saat melayat ke rumah duka , almarhum setelah lulus SMAN I Karang Baru ikut sebagai anggota TNI,namun ketika itu belum berhasil. Lalu, pada tahun 2019 Muhammad Kurniadi ikut testing sebagai anggota Polri,lulus dan ditempatkan di kesatuan Brimob di Jakarta.

“Adik saya masuk sebagai anggota Polri karena ingin membiayai ibunya, Hartini untuk pergi menunaikan ibadah haji,” ungkap Safrida dengan nada lirih sedih mengenang adiknya itu yang telah tiada.

Selain itu, ungkap Safrida, Muhammad Kurniadi juga masuk Polri untuk membiayai adiknya agar bisa kuliah.”Dia sudah bertunangan dan dia janji akan menikah nanti kalau adiknya sudah selesai kuliah,” ungkap Safrida.

Menurut Safrida, almarhum selama ini yang selalu mengirim uang untuk ibu dan adiknya. Almarhum termasuk sebagai tulang punggung bagi keluarga karena selalu membantu biaya untuk ibu dan adiknya.

“Dia selalu telepon ibu dan saya sebagai kakaknya.Dua hari yang lalu saya ada video all dengan adik saya itu, tetapi hari ini dia sudah tiada ,dia sudah pergi untuk selamanya. Kami benar-benar sangat bersedih karena kehilangan dia,” ucap Safrida didampingi ayahnya yang terlihat meneteskan air mata.

Safrida dan Zakir menjelaskan, pada tahun 2020, Muhammad Kurniadi Sutio sudah pernah dikirim bertugas selama enam bulan ke Papua. “Tahun 2021 ini baru tiga bulan dia kembali ditugaskan ke Papua,”ujar Safrida.

Munurut Zakir yang merupakan pegawai Pengadilan Negeri Kualasimpang dan sebagai anggota Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Aceh Tamiang, jenazah putranya akan dibawa pulang ke Aceh Tamiang dan direncanakan akan dimakamkan di Komplek Makam Pahlawan Kampung Johar, dekat makam atoknya, Senin (27/9).

“Almarhum memang gitu permintaannya ingin dimakamkan dekat makam atoknya di Komplek Makam Pahlawan itu,” ungkap Zakir.

Menurut Zakir, sesuai informasi yang diperolehnya dari Kesatuannya, jenazah anaknya itu akan dibawa pulang dari Papua ke Jakarta pada Minggu (26/9) dan selanjutnya Senin (27/9) dari Jakarta dibawa Ke Medan lalu dibawa pulang ke rumah di Kampung Johar dan dimakamkan di Komplek Makam Pahlawan, Johar.

Bupati Aceh Tamiang, H.Mursil ketika bertakziah menyatakan, dirinya dan Pemkab Aceh Tamiang turut berduka cita atas gugurnya salah seorang putra Aceh Tamiang, Muhammad Kurniadi.”Kami turut berlangsungkawa yang sangat mendalam atas gugurnya Muhammad Kurniadi,” ucap Mursil kepada Zakir dan keluarga di rumah duka,Minggu (26/9)

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali juga atas gugurnya Muhammad Kurniadi menyatakan turut berduka cita .

Selamat jalan, prajurit Brimob,Bharada Muhammad Kurniadi Sutio yang gugur dalam bertugas mengabdi untuk ibu pertiwi. Semoga semua amal ibadah diterima dan ditempatkan oleh Allah SWT ditempat yang sebaik-baiknya dan semua amal ibdah dan bakti untuk negeri di kenang sepanjang masa… Aamiin.

Muhammad Hanafiah

Bupati Aceh Tamiang, H.Mursil bersama Zakir dan Safrida di rumah duka, Kampung Johar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (26/9) siang. Waspada/Muhammad Hanafiah

Almarhum Bharada Muhammad Kurniadi.Waspada/Ist

  • Bagikan