Berantas Judi Online, 22 Orang Pemain Domino Diamankan

Berantas Judi Online, 22 Orang Pemain Domino Diamankan

- Aceh
  • Bagikan
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menunjukkan 22 orang pemain judi online diamankan beserta barang buktinya di Gedung Wira Satya, Senin (20/9). Waspada/Zainuddin Abdullah
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menunjukkan 22 orang pemain judi online diamankan beserta barang buktinya di Gedung Wira Satya, Senin (20/9). Waspada/Zainuddin Abdullah

LHOKSEUMAWE (Waspada): Untuk memberantas perjudian online yang kian marak di tengah masyarakat, Polres Lhokseumawe merazia cafe dan mengamankan 22 pemain domino beserta barang bukti.

Sebanyak 22 orang dari berbagai usia remaja hingga dewasa itu dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Wira Satya Polres Lhokseumawe. Mereka terjaring dalam razia petugas yang merangsek ke sejumlah cafe di Kecamatan Banda Sakti saat sedang lalai memainkan judi online melalui telepon selulernya.

                                             

Petugas langsung menangkap basah 22 pelaku judi online dan mengamankan 22 unit handphone berbagai jenis digunakan sebagai alat berjudi online serta uang kontan Rp550 ribu.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, pihaknya bertekad untuk memerangi dan memberantas judi online di tengah masyarakat. Polisi juga merangkul Kodim 0103/Aceh Utara, pihak MPU, Satpol-PP dan Dinsos untuk bekerjasama memberantas judi online.

Kapolres menyebutkan, 22 orang yang diamankan itu kini menunggu nasibnya setelah pihak polisi berkoordinasi dengan MPU, Dinsos dan Satpol-PP untuk menentukan sanksi yang bisa memberi efek jera.

Kapolres menegaskan pihaknya juga mulai tegas dan telah memberantas judi online mulai dari internalnya. Sehingga seluruh handphone milik anggota polisi diperiksa dan bila ditemukan adanya aplikasi domino atau judi online lainnya akan langsung ditindak tegas dan diberikan sanksi di tempat.

“Sebelum menindak masyarakat yang berjudi online, kami lebih dulu memeriksa HP seluruh anggota polisi. Bila kedapatan menyimpan aplikasi domino dan judi online lainnya langsung ditindak tegas,“ ujarnya.

Kapolres mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar segera meninggalkan judi online yang dapat menimbulkan kemudharatan bagi masyarakat dan telah diharamkan oleh fatwa ulama.(b09)

  • Bagikan