Waspada
Waspada » Belajar Tatap Muka Tunggu Instruksi Mendikbud
Aceh

Belajar Tatap Muka Tunggu Instruksi Mendikbud

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, S.Pd, M.Pd. Waspada/M. Ishak/B

IDI (Waspada): Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kabupaten Aceh Timur, siap menjalankan proses pembelajaran tatap muka terhitung 2 Juni 2020.

Tetapi tetap menunggu surat resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta.

“Sampai hari ini kita belum bersikap soal proses pembelajaran tatap muka, karena resiko tatap muka dalam susana pandemi wabah COVID-19 sangat besar. Tapi jika Kemendikbud RI telah mengeluarkan intruksi proses pembelajaran dilakukan melalui tatap muka, maka kita siap menjalankannya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd, didampingi Kabid PSMP Muslim, M.Pd, dan Kabid PSD Agussalim, M.Pd, dikonfirmasi Waspada, Kamis (28/5).

Kendati demikian, nanti pihaknya akan meng-instruksi-kan kembali ke pihak sekolah setelah 29 Mei untuk dibagikan masker kepada seluruh siswa/i disekolah masing-masing. Oleh karenanya, pihak sekolah melakukan pengadaan masker untuk siswa/i dengan menggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Setelah 29 Mei besok (hari ini–red) kita akan intruksikan ke pihak sekolah untuk dibeli dan dibagikan masker ke peserta didik dan guru, Selasa (2/6). Jadi, disaat keputusan Kemendikbud RI nantinya untuk dilaksanakan belajar tatap muka, maka siswa/i kita sudah siap dengan prinsip mengikuti protokol kesehatan,” urai Saiful.

Meskipun Aceh saat ini nihil kasus Covid-19 setelah dipastikan pasien asal Bener Meriah sembuh, Saiful mengaku sebaiknya dalam suasana pandemi wabah Corona ini sebaiknya perlu disikapi dengan bijak dan arif, karena wabah COVID-19 sulit diprediksi. “Jika benar-benar Aceh sudah aman, maka sebaiknya untuk sementara proses tatap muka ditiadakan hingga selesai jadwal kurikulum semester genap selesai hingga 12 Juni mendatang,” tutur Saiful.

Sebaiknya, kata mantan Kepala SMAN 1 Idi itu, untuk proses tatap muka ditiadakan dan proses tatap muka dimulai 13 Juni mendatang. “Tapi jika intruksi Kemendikbud RI proses belajar tatap muka harus menjalankan, maka kita sudah siap,” sebut Saiful seraya mengatakan, proses pembelajaran tatap muka tentu nantinya akan menerapkan empat langkah yakni menyediakan tempat cuci tangan, mengenakan masker, jarak tempat duduk semeter dan untuk menghindari keramaian harus akan digilir jadwal pembelaran tatap muka baik SD dan SMP. (b11).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2