banner 325x300

BC Langsa Musnahkan 1.535 Karton BMN

  • Bagikan
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa saat memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa olahan makanan sebanyak 1.535 karton di kantor Bea Cukai setempat, Kamis (10/12). BC Langsa musnahkan 1.535 Karton BMN. Waspada/dede
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa saat memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa olahan makanan sebanyak 1.535 karton di kantor Bea Cukai setempat, Kamis (10/12). BC Langsa musnahkan 1.535 Karton BMN. Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa olahan makanan sebanyak 1.535 karton di kantor Bea Cukai setempat, Kamis (10/12).

Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Langsa, Tri Hartana mengatakan, sebagai wujud dari salah satu tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yakni Community Protector, yaitu melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal.

Untuk itu, hari ini kantor BC Langsa telah dilaksanakan seremonial pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) berupa olahan makanan dengan perkirakan nilai seluruhnya sebesar Rp612.700.000 dan total kerugian negara diperkirakan sebesar Rp236.747.920.

Lanjutnya, sebagai salah satu instansi vertikal di lingkungan Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki tugas dan fungsi sebagai Revenue Collector atau pengumpul penerimaan negara untuk biaya pembangunan dan sekaligus memiliki tugas dan fungsi sebagai Community Protector dalam berperan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat khususnya di bidang Kepabeanan dan Cukai sebagaimana diamanatkan pada Undang-undang No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 17 Tahun 2006 dan Undang-undang No. 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 39 Tahun 2007.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa saat memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa olahan makanan sebanyak 1.535 karton di kantor Bea Cukai setempat, Kamis (10/12). BC Langsa musnahkan 1.535 Karton BMN. Waspada/dede
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa saat memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa olahan makanan sebanyak 1.535 karton di kantor Bea Cukai setempat, Kamis (10/12). BC Langsa musnahkan 1.535 Karton BMN. Waspada/dede

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai khususnya Bea Cukai Langsa dari tahun ke tahun senantiasa melakukan peningkatan pengawasan terhadap lalu lintas barang yang masuk maupun keluar dari wilayah pengawasan Bea Cukai Langsa.

Selaras dengan program pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap barang-barang berbahaya dan tentunya pengawasan ini akan berdampak pada peningkatan penerimaan negara.

Sambungnya, sebelumnya BMN berupa olahan makanan tersebut merupakan barang bukti hasil penindakan dari Tim Patroli Darat BC Langsa pada tanggal 29 Juli 2020. Selanjutnya pada tanggal 30 Juli 2020 diterbitkan Keputusan Kepala KPPBC TMP C Kuala Langsa nomor: KEP-95/WBC.01/KPP.MP.05/2020 tentang Penetapan Barang Hasil Penindakan menjadi Barang yang Dikuasai Negara (BDN) oleh Unit Penindakan dan Penyidikan BC Kuala Langsa.

Kemudian, berdasarkan Pasal 103 huruf (d) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan menyebutkan bahwa menimbun, menyimpan, memiliki, membeli, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang impor yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 102 dipidana dengan pidana penjara paling singkat dua tahun dan pidana penjara paling lama 8 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp100 juta dan paling banyak Rp5 milyar.

Sesuai dengan Surat Keputusan Kepala KPPBC TMP C Kuala Langsa nomor: KEP-101/WBC.01/KPP.MP.05/2020 tanggal 31 Agustus 2020 hal penetapan barang yang menjadi milik negara, maka Direktur Jenderal Kekayaan Negara atas nama Menteri Keuangan Republik Indonesia menerbitkan Surat nomor S-251/MK.6/KN.5/2020 tanggal 1 Desember 2020 perihal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada KPPBC TMP C Langsa.

“Acara seremonial dilaksanakan dengan cara mengeluarkan olahan makanan dari kemasannya kemudian dirusak sampai merubah bentuk secara simbolis oleh para perwakilan undangan. Setelah acara seremonial dilaksanakan, selanjutnya BMN berupa olahan makanan yang akan dimusnahkan dibawa ke TPA Jambo Labu, Aceh Timur untuk dilakukan pemusnahan guna menghilangkan fungsinya sehingga tidak memiliki nilai ekonomi dan nilai jual,” sebutnya.

Tri Hartana berharap dengan diadakanya seremonial pemusnahan BMN berupa olahan makanan eks pelanggaran di bidang Kepabeanan ini, masyarakat dapat teredukasi serta menghindari untuk membeli maupun mengkonsumsi barang-barang ilegal.

“Kedepannya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai khususnya Bea Cukai Langsa akan terus meningkatkan kegiatan pengawasan dan penyuluhan kepada masyarakat,” ungkap Tri Hartana.

Pihaknya juga berharap dapat meningkatkan kerjasama yang baik dengan instansi penegak hukum lainnya serta tak kalah pentingnya kami sangat mengharapkan peran serta dari masyarakat dalam membantu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melaksanakan tugas dan fungsinya, baik dengan memberikan informasi-informasi terjadinya pelanggaran ketentuan, maupun meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat mematuhi ketentuan dibidang kepabeanan dan cukai,” tandasnya. (b13)

  • Bagikan