Basarnas Hentikan Pencarian Ayah Dan Anak

Basarnas Hentikan Pencarian Ayah Dan Anak

- Aceh
  • Bagikan
HENTIKAN PENCARIAN: Tim Basarnas Langsa dan Aceh Timur menghentikan pencarian terhadap ayah dan anak yang menjadi korban kecelakaan KM Tetap Sinar Pagi 02 saat berada di PPN Idi, Aceh Timur, Rabu (13/10). Waspada/M. Ishak
HENTIKAN PENCARIAN: Tim Basarnas Langsa dan Aceh Timur menghentikan pencarian terhadap ayah dan anak yang menjadi korban kecelakaan KM Tetap Sinar Pagi 02 saat berada di PPN Idi, Aceh Timur, Rabu (13/10). Waspada/M. Ishak


IDI (Waspada): Tim Basarnas Langsa dan SAR Aceh Timur, memutuskan menghentikan pencarian terhadap dua anak buah kapal (ABK) KM Tetap Sinar Pagi 02 yang mengalami kecelakaan di titik 56 mil dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur.

“Tim Basarnas Langsa dan Aceh Timur, sudah kembali. Mereka sudah menghentikan pencarian, karena kabarnya di lokasi tidak ada jejak apapun dan kedua korban yang hilang juga tidak ditemukan,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK, melalui Kasat Polair Iptu Zainurrusydi, kepada Waspada.id, Rabu (13/10).
 
Dikatakannya, pencarian dilakukan 10 mil ke arah utara, timur dan barat. Tetapi tim sama sekali tidak menemukan jejak kapal, dan korban hilang. “Melakukan pencarian di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sebenarnya butuh kehati-hatian yang ekstra, karena ZEE merupakan jalur Internasional yang sangat sibuk,” ujar Zainurusydi.
 
Khawatir masuk ke negara tetangga dan terancam kegiatan patroli otoritas pihak keamanan negara Malaysia, tim Basarnas lalu memutuskan untuk kembali ke PPN Idi. “Dua tim dengan jumlah 9 personel sudah kembali ke darat dan untuk sementara pencarian dihentikan,” pungkas Zainurusydi.
 
Dua ABK yang hilang dan sampai saat ini belum ditemukan notabenya tercatat sebagai ayah dan anak. Keduanya yakni Zulfakri, 48, asal Ulee Blang, Idi Rayeuk, Aceh Timur. Sementara anaknya Mirzarullah, berusia 18 tahun.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KM Tetap Sinar Pagi 02 kabarnya dihantam kapal tanker di titik 56 mil dari pantai PPN Idi, Aceh Timur, Sabtu (9/10) sekira pukul 00:05. Akibatnya, dua nelayan hilang dan dua nelayan lagi ditemukan KM Dinar Indah, Minggu (10/10) sekira pukul 11:00. Setelah menempuh perjalanan berjam-jam, akhirnya kedua nelayan itu berhasil dievakuasi ke darat, Minggu (10/10) sekira pukul 22:00. (b11).

Baca juga: 

  • Bagikan