Waspada
Waspada » Baru Difungsikan, Bangunan SMAN 6 Abdya Mulai Rusak
Aceh

Baru Difungsikan, Bangunan SMAN 6 Abdya Mulai Rusak

Waspada/Syafrizal Kondisi bangunan bertingkat SMAN 6 Abdya, Rabu (15/4).

BLANGPIDIE (Waspada) : Bangunan bertingkat Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Aceh Barat Daya (Abdya), di Desa Cot Manee, Kecamatan Jeumpa, mulai rusak dan terancam ambruk. Padahal, bangunan bernilai miliaran rupiah itu, diketahui baru difungsikan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Amatan Waspada di lokasi Rabu (15/4), bangunan bertingkat dua, dengan 3 ruang kelas lantai bawah dan 3 ruang kelas lantai atas tersebut, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Dimana, pondasi bangunan bagian belakang sudah amblas ditelan bumi. Sehingga, sebagian besar ikatan keramik lantai teras bagian belakang, terlepas dan hancur berserakan.

Diduga, pondasi bangunan itu tidak dilengkapi cakar ayam, sebagai penyangga dasar agar tidak turun (amblas), sebagaimana biasanya pengerjaan bangunan-bangunan bertingkat. “Bisa jadi ada cakarnya, Cuma mungkin volumenya kurang. Maklum aja, pengerjaan didalam tanah, kan tidak terlihat,” sesal salah seorang warga setempat, yang menolak namanya dimediakan.

Ikatan tiang yang berhubungan langsung dengan selop pondasi, juga hampir terlepas diwarnai keretakan dimana-mana. Akibatnya, lantai sudah mulai turun mengikuti pondasi yang amblas. Sekilas bangunan keseluruhan terlihat lebih rendah dari pekarangan.

Demikian juga, rata-rata plafon lantai atas diwarnai rusak, kusam dan bolong dimana-mana. Hal itu dikarenakan, atap dari bangunan dimaksud banyak yang bocor. “Atapnya bocor pak. Padahal bangunan ini baru beberapa tahun ditempati, paska selesai dikerjakan rekanan, sekitar akhir tahun 2017 lalu,” ungkap warga lainnya.

Hal lain yang patut diperhatikan, sebagian dinding bangunan, baik lantai bawah, maupun lantai atas juga diwarnai keretakan. Diantaranya, disisi pengikat bata dengan tiang penyangga, juga pada bagian ikatan tembak layar (antara selop atas dengan atap).

Kosen dan jendela juga sudah mulai rusak dimakan rayap. Diduga, pengerjaan kosen dan jendela menggunakan kayu sembarang, bukan menggunakan kayu sesuai kontrak. Sebagian besar cat bangunan juga sudah tampak kusam, layaknya bangunan berusia belasan tahun.

Tidak diperoleh keterangan berarti terkait pengerjaan bangunan dimaksud. Karena menurut Syarbaini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Wilayah Abdya, yang membawahi SMA sederajat se-Abdya, paket proyek bangunan bertingkat SMAN 6 Abdya itu, dikerjakan semasa masih dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten, belum tunduk pada Dinas Pendidikan Provinsi.

Artinya, segala dokumen menyangkut proyek itu, dibawah kendali Dinas Pendidikan Kabupaten Abdya. “Makanya kita tidak tahu siapa rekanan, berapa anggaran, sumber anggaran, volume, nomor kontrak dan sebagainya,” katanya singkat.(cza)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2