Bappeda Aceh Tindak Lanjuti Hasil Evaluasi Pelaksanaan Program TJSLP

- Aceh
  • Bagikan
Tim TJSLP Bappeda Provinsi ikut serta melakukan panen tanaman Hortikultura milik kelompok wanita tai binaan PT.PIM di Dewantara, Aceh Utara. Waspada/Ist
Tim TJSLP Bappeda Provinsi ikut serta melakukan panen tanaman Hortikultura milik kelompok wanita tai binaan PT.PIM di Dewantara, Aceh Utara. Waspada/Ist

LHOKSEUMAWE (Waspada): Bappeda Aceh bersama tim ahli TJSLP PIM menindaklanjuti hasil evaluasi program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Triwulan III. PIM menyambut kedatangan Bappeda di perusahaan pupuk tersebut.

Menurut informasi diterima Waspada.id, Jumat (19/11) kegiatan evaluasi dan monitoring Triwulan III dihadiri Dr. Yanis Rinaldi, SH, M.Hum (Tenaga Ahli Bappeda Aceh), Muhammad Irvan, ST (Staf Bidang Program dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Aceh) dan Abdul Rani (Staf Subbag Umum Bappeda Aceh). Mereka didampingi Senior Vice President Umum PT. PIM Saifuddin Noerdin, ST, MSM beserta Plt Assistant Vice President PKBL Jufri dan staf.

“PT. Pupuk Iskandar Muda kembali menyambut hangat kedatangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dan Tim ahli TJSLP Provinsi Aceh pada Rabu, 17 November 2021,” jelas Manejer Humas PIM Nasrul. Tujuannya menindaklanjuti hasil evaluasi pelaksanaan program TJSLP Triwulan III dan hasil presentasi. Sebelumnya, Tim TJSL PT. PIM telah memaparkan program ini di Gedung Bappeda Provinsi Aceh.

Lokasi pertama yang dikunjungi, pelaku usaha binaan PT. PIM di Blang Mee, Kecamatan Kuta Makumr, Bireuen. “Pertama dikunjungi yaitu Rumoh Kreatif UMKM Beujroh, Desa Blang Mee, Kuta Blang, Bireuen,” tambah Nasrul. UMKM ini merupakan lembaga usaha masyarakat yang memproduksi kerajinan lokal dari lahan gambut Paya Nie. Dari bahan baku tanaman purun, menjadi produk yang memiliki nilai jual. Seperti, sandal, kotak tisu, keranjang baju dan banyak lainnya. Tanaman purun tumbuh liar di lahan gambut Paya Nie.

Lokasi kedua, yaitu mitra binaan UD Zanzabil ‘Havaa Ginger’. Merupakan produk jenis minuman dengan bahan baku jahe merah, lokasi produksi di Desa Keude Krueng Geukueh. UMKM ini salah satu mitra binaan yang sudah mandiri dan berhasil menembus pasar lokal dan luar daerah. Produknya bisa ditemui di situs penjualan online. Sedangkan lokasi rumah produksi berada di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara.

Tempat terakhir yang dikunjungi, Kampoeng Tani Sejahtera kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Raseuki Seumula. Kelompok ini berada di Desa Tambon Baroh, Dusun III Perdamaian Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Pada saat bersamaan KWT Raseuki Seumula di lokasi kunjungan melakukan panen bersama tanaman Hortikultura. Tim TJSLP Bappeda Provinsi ikut serta melakukan panen tersebut. Turut hadi juga pada kegiatan panen tersebut, Kepala BPP Dewantara Rahmad Kartolo, beserta Murhadi selaku PPL yang bertanggung jawab di wilayah tersebut.

Ketua BPP Kecamatan Dewantara Rahmat Kartolo menyampaikan, pihaknya sangat senang atas terjalinnya sinergitas program antara instansi pertanian. Dalam hal ini BPP Kecamatan Dewantara dengan PT Pupuk Iskandar Muda. “Melalui dukungan dan pendampingan rutin yang dilakukan bersama oleh PIM dan penyuluh pertanian lapangan, menjadikan para petani merasa sangat terbantu dalam hal bercocok tanam,” sebutnya.

Plt. Avp PKBL & Humas Jufri menyampaikan, area program yang dikunjungi tersebut merupakan program unggulan TJSLP PT Pupuk Iskandar Muda dalam memberdayakan masyarakat dilingkungan Perusahaan, PT PIM berusaha semaksimal mungkin untuk selalu bisa memberikan yang terbaik berupa program yang bersifat berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat bukan karena keinginan semata.

Sementara itu, Dr. Yanis Rinaldi, SH, M.Hum memberikan apresiasi kepada PT PIM. “Sebagai sebuah perusahaan besar yang berdiri di tengah-tengah masyarakat, mampu mengakomodir dan menghadirkan berbagai program pemberdayaan kepada masyarakat serta Pelaku usaha UMKM,” tegas Yanis Rinaldi.

Dia mengharapkan, semoga pada kinerja Triwulan IV mendatang mampu menghasilkan progres yang baik pada setiap program yang sedang dijalankan. Oleh karena itu, tim Bappeda berharap PT PIM agar terus mendampingi, baik itu dari segi pelaku usaha UMKM, pemberdayan dan pengembangan program.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Vice President Saifuddin Noerdin berpesan, semoga Tim TJSLP PIM tetap menjaga hubungan baik dan kerjasama, antar lembaga perlu ditingkatkan sehingga apa yang di harapkan masyarakat terhadap pelaksanaan pemberdayaa bisa berlanjut. Semua program yang sudah direncanakan diawal tahun bisa direalisasikan untuk membangun masyarakat yang lebih makmur, pungkasnya.(b08)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *