Waspada
Waspada » Bandar Sabu Ditembak
Aceh

Bandar Sabu Ditembak

 

ACEH UTARA (Waspada): Seorang bandar narkoba Z bin R, 30, warga Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara terpaksa dilumpuhkan dengan peluru tembakan yang menembus bagian kaki kirinya.

Pasalnya, Z mencoba melawan petugas dan berupaya hilangkan bukti dengan membuang sabu seberat 100,19 gram, demikian Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam konfrensi pers yang berlangsung di Gedung Serba Guna Mapolres Lhokseumawe, Senin (12/4) terkait penangkapan sejumlah pelaku narkoba.

Dikatakannya, berawal dari adanya informasi masyarakat tentang keberadaan Z bin R diduga melakukan aktivitas transaksi narkoba hingga meresahkan warga lingkungan Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.

Menindak lanjuti informasi itu, pihak Satnarkoba Polres Lhokseumawe melakukan cross chek ulang untuk memastikan kebenarannya di lapangan. Lalu pada Jumat (2/4) lalu, sekira pukul 15.30 Wib, melakukan penangkapan terhadap Z bin R di Dusun Timur Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.

Akan tetapi, penangkapan tersebut tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan, karena Z bin R yang mengetahui dirinya akan ditangkap segera melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sambil membuang sebuah bungkusan ke dalam semak-semak.

Namun sebelum kabur terlalu jauh, akhirnya anggota polisi melakukan tembakan dengan profesional dan terukur hingga peluru mengenai bagian betis kaki kirinya hingga terjatuh. Tersangka yang kesakitan pun tidak dapat berupaya melawan atau melarikan diri lagi.

Setelah ditangkap polisi melakukan pemeriksaan dan penggledahan hingga melakukan penyisiran dilokasi tersangka membuang barang bukti. Alhasil polisi berhasil menemukan bungkusan plastik berisi barang bukti sebanyak 100,19 gram.

Akhirnya tersangka dan barang bukti digiring ke Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pengembangan kasus dan diproses secara hukum yang berlaku.

Dalam keterangannya kepada polisi, Z bin R mengaku memperoleh sabu itu dari bandar narkoba berinisial F yang dibeli dengan harga Rp36 juta. “Tujuan tersangka barang sabu itudia beli dengan cara hutang Rp36 juta. Lalu akan dijual lagi seharga Rp37 juta dan dapat keuntungan sebesar Rp1juta,” paparnya.

Namun sebelum niatnya tercapai, ternyata malangnya Z keburu diringkus Satnarkoba Polres Lhokseumawe dan bandar berinisial F kini sudah masuk DPO.
Meski berjalan pincang karena kaki kiri diperbankan luka, namun tetap saja Tersangka juga dihadirkan dalam konferensi pers dengan mengenakan seragam tahanan.
Tersangka kini terancam pasal 114 dan pasal 112 no. 35 tahun 2009 dengan hukuman 5 tahun penjara dan paling lama seumur hidup. (b09)

Satu dari tiga tersangka pengedar sabu Z bin R (ujung kiri) berjalan pincang dengan luka tembak karena melawan petugas saat ditangkap di Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu, Senin (12/4). Waspada/Zainuddin Abdullah

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2