Waspada
Waspada » Ayah Tiri Badau Di Pidie, Tega Rudapaksa Anak Tiri Selama 11 Bulan
Aceh Headlines

Ayah Tiri Badau Di Pidie, Tega Rudapaksa Anak Tiri Selama 11 Bulan

Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra, S.Sos, MH saat menerima Waspada.id, di ruang kerjanya, Sabtu (27/2). Ayah Tiri Badau Di Pidie, Tega Rudapaksa Anak Tiri Selama 11 Bulan. Waspada/Muhammad Riza
Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra, S.Sos, MH saat menerima Waspada.id, di ruang kerjanya, Sabtu (27/2). Ayah Tiri Badau Di Pidie, Tega Rudapaksa Anak Tiri Selama 11 Bulan. Waspada/Muhammad Riza

 

SIGLI (Waspada): Entah apa yang merasuki R, 49, sehingga warga Kabupaten Pidie ini tega merudapaksa anak tirinya yang masih duduk di bangku SMP selama 11 bulan terus-menerus.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra, S.Sos, MH, Sabtu (27/2) mengatakan, ayah tiri badau itu diringkus setelah ibu korban membuat laporan ke Polisi.

“Perbuatan bejatnya ayah tiri itu terbongkar setelah korban bercerita kepada ibu kandungnya. Selanjutnya ibu kandung korban melapor ke polisi untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata AKP Ferdian Chandra.

Dia mengungkapkan, kasus ini sekarang sudah ditangani Unit II PPA Sat Reskrim Polres Pidie.

Tersangka R kepada penyidik Polres Pidie mengakui telah melakukan tindak pidana pesetubuhan dan pencabulan serta pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang tidak lain adalah anak tirinya sendiri.

Berdasarkan pengakuan tersangka R kepada penyidik, perbuatan bejat itu dilakukannya setiap pulang kerja. Giliran tidur malam di rumah istri nomor tiga nya itu, mereka tidur satu kamar. Perbuatan bejat itu dilakukan tersangka, pada saat istrinya terlelap.

“Perbuatan itu terus terjadi berulang-ulang tanpa sepengetahuan ibu kandung korban atau isteri dari tersangka, sejak Maret 2020 sampai dengan Februari 2021” cerita Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Ferdian Chandra.

Penyidik Polres Pidie telah mengantongi barang bukti (BB) berupa Visum Et Repertum, dan terhadap tersangka diancam hukuman Uqubat sebagaimana dimaksud Pasal 33 ayat satu dapat ditambah dengan Uqubat Ta’zir Cambuk paling banyak 100 kali sebatan, atau denda paling banyak 1.000 gram emas murni atau penjara paling lama 100 bulan. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2