Arungi Sungai, Tantang Maut Demi Bantu Vaksinasi Masyarakat

  • Bagikan
ARUNGI SUNGAI: Petugas bersama nakes dan babinsa mengarungi sungai dalam menyukseskan vaksinasi di HTO Ranto Naru, Simpang Jernih, Aceh Timur, Rabu (3/11). Waspada/Ist
ARUNGI SUNGAI: Petugas bersama nakes dan babinsa mengarungi sungai dalam menyukseskan vaksinasi di HTO Ranto Naru, Simpang Jernih, Aceh Timur, Rabu (3/11). Waspada/Ist

PERSONEL Polsek Simpang Jernih, Aceh Timur tidak mengenal lelah dalam menyukseskan program pemerintah. Pelayan dan pelindung serta pengayom masyarakat itu bersama pihak Babinsa setempat dan para medis dari Puskesmas Simpang Jernih, nekat mengarungi sungai untuk memberikan pelayanan ke masyarakat.

Tujuannya adalah guna mensukseskan program vaksinasi, sehingga masyarakat dapat melewati pandemi COVID-19. Para aparat keamanan dari unsur TNI/Polri dan para nakes itu, Rabu (3/11) menggunakan sampan atau getek untuk menggelar vaksinasi di kawasan pedalaman, tepatnya di Desa HTI Ranto Naro, Simpang Jernih, Aceh Timur.

“Mengarungi sungai dan menantang maut ini semata-mata dilakukan personel demi membantu program pemerintah dalam melakukan vaksinasi di daerah pedalaman,” kata Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar, melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, dalam siarannya yang diterima Waspada, Jumat (5/11).

Dijelaskan, personel Polsek Simpang Jernih bersama rombongan menghabiskan waktu antara 3-4 jam untuk mencapai titik lokasi. Mereka berangkat dari Simpang Jernih, ibukota kecamatan menggunakan getek, karena sampan mesin itu satu-satunya sarana transportasi yang hanya ditempuh melalui jalur sungai.

“Untuk menuju desa pedalaman itu, petugas harus menempuh perjalanan berjam-jam dari jalur sungai. Jika hujan di kawasan pegunungan, maka ancaman kesempatan sangat tinggi. Tapi demi kesehatan masyarakat, petugas kita tetap nekat menantang maut bersama nakes untuk menyukseskan vaksinasi,” sebut Kabid Humas.

Sementara Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, terpisah menyampaikan apresiasi dan untuk personel yang petugas tersebut, karena dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas. “Kita apresiasi personel yang seperti ini, karena selain menjaga kamtibmas, personel kepolisian juga bersinergi bersama stakeholder terkait dalam untuk menanggulangi wabah COVID-19 di Aceh Timur,” demikian Ahmad Haydar. WASPADA/M Ishak/F

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *