Armansyah Pimpin Kampung Paya Udang

Armansyah Pimpin Kampung Paya Udang

- Aceh
  • Bagikan
Armansyah, Datok Kampung Paya Udang, Kec Seruway, Kab Aceh Tamiang. Waspada/Yusri
Armansyah, Datok Kampung Paya Udang, Kec Seruway, Kab Aceh Tamiang. Waspada/Yusri

KUALASIMPANG (Waspada) : Armansyah yang terpilih dalam Pemilihan Datok Penghulu Kampung Paya Udang, Kecamatan Seruway pada Maret 2021 lalu, kini resmi memimpin Kampung tersebut setelah dilantik dan diambil sumpah jabatannya bersama puluhan Datok Penghulu Kampung periode 2021 – 2027 lainnya oleh Bupati Aceh Tamiang pada Senin (24/5) di tribun pusat pemerintahan setempat.

Datok Kampung Paya Udang, Armansyah kepada Waspada.id seusai prosesi pelantikan Datok Penghulu se Aceh Tamiang tersebut mengatakan, pelantikan ini menjadikan momentum bagi dirinya untuk bisa bekerja semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

“Terutama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang berkelanjutan dan berkesinambungan dengan memanfaatkan berbagai potensi di kampung guna menggerakkan roda ekonomi masyarakat, sehingga terwujudnya kampung yang aman, nyaman, tertib serta berbudaya,” ujar Armansyah.

Dijelaskannya, pembangunan kampung yang berkelanjutan dengan prinsip transparansi, akuntabel dan efisien berdasarkan azas kebersamaan dan mufakat. “Kita tetap mengedepankan pelayanan dasar administrasi bagi masyarakat,” cetus Armansyah yang juga salah seorang pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Aceh Tamiang.

Dikatakannya, program kerja yang nantinya akan dilaksanakan yaitu bersinergi dengan generasi muda yang merupakan ujung tombak dalam pencapaian pembangunan di kampung, “Termasuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda dengan prinsip gotong royong,” ungkap Armansyah.

Armansyah mengutarakan juga, ke depan akan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal yang ada guna menunjang pendapatan ekonomi masyarakat. “Penerapan ekonomi rumah tangga menjadi penyokong ekonomi keluarga dan pembangunan kampung serta membangkitkan kembali adat istiadat budaya Tamiang dalam kehidupan bermasyarakat yang tidak bertentangan dengan syariat Islam dan undang-undang berlaku,” cetus Datok Armansyah.

Kendatipun demikian, semua program kerja yang telah direncanakannya tersebut tentunya tidak akan terlaksana bila tidak terbangun hubungan harmonis antara perangkat kampung dengan warga. “Karena itu saya sangat mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat dan unsur pemuda demi terwujudnya kemajuan kampung menjadi lebih baik ke depannya,” harap Armansnya sembari menambahkan, pembangunan kampung ke arah lebih baik bukan semudah membalikkan telapak tangan, berjalan tanpa saling mendukung. (b15).

  • Bagikan