Waspada
Waspada » Apel Bersama Penanganan Bencana Alam
Aceh

Apel Bersama Penanganan Bencana Alam

Kalaksa BPBD Aceh Utara Amir Hamzah memperlihatkan perahu hasil rakitan Satbrimob Polda Aceh yang ditampilkan pada kegiatan gelar peralatan penanganan bencana alam, Selasa (11/2). Perahu hasil rakitan Kompi-4 Batalyon-B pelopor Satuan Brimob Polda Aceh pernah dipakai ketika mengevakuasi korban banjir Matang Kuli, Selasa (11/2). Waspada/Zainal Abidin
Kalaksa BPBD Aceh Utara Amir Hamzah memperlihatkan perahu hasil rakitan Satbrimob Polda Aceh yang ditampilkan pada kegiatan gelar peralatan penanganan bencana alam, Selasa (11/2). Perahu hasil rakitan Kompi-4 Batalyon-B pelopor Satuan Brimob Polda Aceh pernah dipakai ketika mengevakuasi korban banjir Matang Kuli, Selasa (11/2). Waspada/Zainal Abidin

LHOKSUKON (Waspada): Pemkab Aceh Utara, TNI, Polri bersama para relawan melakukan apel bersama tanggap darurat bencana alam. Kegiatan di halaman kantor BPBD setempat juga diisi dengan gelar peralatan penanganan bencana alam, Selasa (11/2).

Berbagai jenis peralatan penanganan bencana banjir dan kebakaran di tampilkan pada kegiatan gelar peralatan bencana. Selain dari BPBD Aceh Utara, beberapa peralatan hasil rakitan Satuan Brimob Polda Aceh juga ditampilkan dalam apel tersebut.

Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Utara Amir Hamzah, menjelaskan cara penggunaan peralatan kepada Sekdakab Aceh Utara Abdul Aziz, SH, MH yang didampingi Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf Agung Sukoco, SH dan Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Diantaranya, peralatan komunikasi yang digunakan untuk memudahkan menyebarkan informasi bencana. Peralatan menyelam yang digunakan tim Search And Rescue (SAR) saat menyelamatkan korban tenggelam. BPBD juga menampilkan peralatan pemadam kebakaran yang dilengkapi dengan pakaian anti api.

Selain itu, Satuan Brimob Polda Aceh juga menampilkan perahu hasil rakitan Kompi-4 Batalyon-B pelopor. Menurut Danki Iptu Tri Andiana, peralatan tersebut pernah dipakai ketika mengevakuasi korban banjir Matang Kuli beberapa waktu lalu. Dengan menggunakan drum bekas dan kayu, perahu rakitan bisa membawa 10 orang korban melintasi kawasan banjir.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian usai apel bersama, meminta kepada semua pihak peduli dengan penyebab bencana. Diantaranya, menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah di lokasi lintasan air seperti sungai. “Jangan buang sampah sembarangan bagi masyarakat yang tinggal di sejumlah daerah titik rawan banjir, karena hal itu sangat berdampak pada kerusakan lingkungan apalagi saat banjir,” tegasnya.

Selama ini Polri terlibat aktif membantu BPBD dalam penanganan bencana alam. Personil polisi ikut memback-up untuk membantu kegiatan penangan bencana banjir. “Alhamdulillah selama ini, tidak terkendala di lapangan, kami akan terus mencoba untuk mencukupi kelengkapan peralatan dan personil di lapangan,” jelas Kapolres Aceh Utara.

Apel bersama tanggap darurat bencana alam juga diikuti sejumlah relawan. Diantaranya dari Pengurangan Resiko Bencana (PRB), Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta sejumlah relawan yang menangani logistis pada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara. (b15)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2