SUBULUSSALAM (Waspada): Meskipun untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) harus antrean panjang hingga berjam-jam, SPBU Kasman Lizar di Penanggalan, Subulussalam diapresiasi banyak pihak.
Pasalnya, pasca terbakar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Sapriadi Oyon di Jalan Teuku Umar, Subulussalam Utara, Simpang Kiri, Subulussalam, Kamis 10 Oktober 2024 silam, stok BBM di SPBU Kasman tak pernah putus.
“Walaupun harus antre panjang dan paling cepat hampir dua jam baru bisa keluar SPBU Kasman setelah diisi, BBM tidak pernah kosong di sini,” terang seorang konsumen yang antrean di SPBU Kasman Lizar dari pukul 06.10 WIB hingga 07.55 WIB, setelah BBM mobilnya terisi.

Soal sistem pengisian BBM di SPBU itu diakui masih memakai barkod (QR Code), seperti selama ini.
“Memang viral dipidatokan Gubernur Aceh, Mualem waktu dilantik bahwa sistem barkod dihapuskan, tapi tadi waktu isi BBM masih pake barkod,” jelas sumber.
Soal keberadaan SPBU Sapriadi Oyon, saat ini juga Bupati Aceh Singkil, masyarakat berharap bisa segera beroperasi kembali.
Pantauan Waspada, nyaris setiap hari, bahkan malam, tak pernah putus antre panjang di area SPBU Kasman Lizar hingga terjadi kemacatan lalu lintas meskipun tidak terlalu mengganggu. Sementara SPBU Oyon, terpantau dalam proses pengerjaan. (b17)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.