Angin Kencang Hantam Rumah Warga Dan Tumbangkan Pohon

  • Bagikan

LANGSA (Waspada): Atap rumah warga dan pepohonan di jalan protokol di sejumlah gampong dalam wilayah Kota Langsa berterbangan akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Langsa sekira 16:10, Sabtu (28/5).

Pantauan wartawan, akibat terpaan hujan dan angin kencang, hingga malam ini belum ada dilaporkan korban jiwa, hanya saja ada warga yang terluka dan patah tangan akibat tertimpa kayu serta kerugian warga ditaksir puluhan juta.

Akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Langsa beberapa pohon pada tumbang, Sabtu (28/5) malam. Waspada/Rapian

Data yang dihimpun, di Gampong Sungai Pauh Firdaus, Kecamatan Langsa Barat, ada empat rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atapnya yang terbang ditiup angin kencang.

Adapun rumah warga yang terkena musibah itu yaitu milik Mahdi M Ali, Amri Syahrizal Usman, Bahtiar Abdullah dan M Arifin Mahmud, kesemuanya warga Gampong Sungai Pauh Firdaus dimana pada atap rumahnya rusak parah berterbangan dihantam angin kencang.

Keempat rumah warga tersebut tergolong parah kondisinya, ada salah satu rumah warga tersebut pada bagian atapnya tidak ada lagi akibat angin kencang dan merusak dinding rumah.

Saat ini Babinsa dan perangkat gampong bahu-membahu membersihkan puing-puing bekas tiupan angin yang kencang tersebut.

Sementara hal yang sama juga terjadi di rumah Dani dan dr. Dura Sabrina, hujan deras disertai angin kencang merobohkan beton tombak layar dan rangka atap lantai 2 salah satu rumah di Komplek Perumahan Center House, BTN Asamera Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat.

Beton tombak layar dan rangka rumah tersebut selanjutnya menimpa dan merusak rumah lainnya milik Dani dan dr. Dura Sabrina, yang berada persis di sebelahnya, di komplek perumahan itu.

Tampak bangunan rumah milik Dani dan dr. Dura Sabrina di Komplek Center House, BTN Asamera, Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, roboh bagian tombak layarnya dihantam angin kencang, Sabtu (28/5) malam. Waspada/Rapian

Akibatnya, pemilik rumah itu, dr. Dura Sabrina mengalami luka serius di kepala dengan berapa jahitan dan tangan patah, termasuk suaminya Dani juga alami luka yang kini dirawat di RSUD Langsa.

Sedangkan pohon tumbang terjadi di sekitar Koramil Kota, Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, Jalan TM Bahrum, Dusun Blang Gampong PB Beuramo, Kecamatan Langsa Baro.

Selain itu, satu batang pohon besar tumbang merusak balai pengajian di Dayah Sirajul Huda Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Baro.

Pada sore itu juga ada pohon besar yang tumbang di lintasan jalan lintas nasional tepatnya di Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro yang sempat membuat macet pengguna jalan, baik bus maupun lainnya, namun tidak lama tim BPBD Kota Langsa bersama dengan masyarakat membersihkan pohon tersebut agar jalan bisa dilalui.

Tampak beberapa rumah warga Gampong Sungai Pauh Firdaus, Kecamatan Langsa Barat, pada bagian atapnya pada terbang dihantam angin kencang, Sabtu (28/5) malam. Waspada/Rapian

Sedangkan satu pohon sawit rubuh di Fuadi Kopi, juga ada beberapa pohon yang tumbang seperti di Gampong Meurandeh juga mengalami hal yang sama pada bertumbangan.

“Cuaca sangat ekstrem sekali hujan deras disertai angin kencang melanda Langsa dan beberapa pohon juga pada tumbang,” ujar Syahrial.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, Nursal Saputra SSTP MSP, akibat hujan deras dan angin kencang, hingga kini pihak BPBD Kota Langsa dibantu masyarakat dan aparat keamanan berada di lapangan membersihkan pohon yang tumbang menggangu jalan umum dan fasilitas lainnya.(crp)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.