Waspada
Waspada » Anggaran Pajak Ikan Pantonlabu Diusulkan Ke APBA Dan APBN
Aceh

Anggaran Pajak Ikan Pantonlabu Diusulkan Ke APBA Dan APBN

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan UKM Kabupaten Aceh Utara, Dayan Albar

ACEH UTARA (Waspada): Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan UKM Kabupaten Aceh Utara, Dayan Albar kepada Waspada, Rabu (2/12) siang menyebutkan anggaran untuk pembangunan (rehab berat) pajak ikan Pantonlabu tidak tertampung dalam APBK tahun 2021.

Namun untuk membangun pajak ikan tersebut pihaknya telah mengusulkan anggaran melalui APBA dan APBN tahun 2021.

Dayan Albar yang juga menjabat sebagai Asisten I Setdakab Aceh Utara juga menyebutkan kalau pihaknya telah melihat langsung kondisi pajak ikan Pantonlabu.

“Data pajak ikan tersebut ada sama kita dan memang pajak ikan itu menjadi prioritas untuk dibangun, tetapi karena kondisi keuangan Aceh Utara sangat terbatas. Maka kebutuhan anggaran untuk rehab berat pajak ikan tersebut sudah kita ajukan melalui APBA maupun ke APBN tahun 2021,” sebut mantan Camat Tanah Jambo Aye ini.

Masih menurut Dayan Albar, anggaran melalui APBA dan APBN sudah diajukan oleh pihaknya. Sekarang ini kata dia, pihaknya terus memantau perkembangannya apakah usulan tersebut tertampung di APBA atau di APBN.

“Kalau hanya berharap dari APBK, kan kita semua sudah tahu kondisi APBK seperti apa,” tanya Dayan Albar.

Ditanya apakah pihaknya juga telah mengusulkan anggaran untuk rehab berat Pajak Ikan Pantonlabu lewat APBK Aceh Utara tahun 2021, Dayan menyebutkan; “Kita usulkan lewat APBK yang keluar itu angin. Kan anda tahu,” sebutnya.

Kemudian Waspada juga bertanya bagaimana kalau sempat jatuh korban karena pajak ikan tersebut ambruk.

“Makanya ini kita prioritaskan. Rencana kami untuk jangka pendek kemungkinan para pedagang ikan akan dipindah sementra ke lokasi lain agar tidak berisiko.”

Di akhir wawancara, Asisten I Setdakab Aceh Utara itu menyebutkan Pemkab Aceh Utara merespon dan persoaan pajak ikan tersebut menjadi prioritas yang akan segera ditindaklanjuti.

Kemungkinan dengan mengupayakan dari berbagai sumber anggaran. Pada prinsipnya kata Dayan Albar tetap menjadi prioritas.

Ditanya berapa kebutuhan anggaran untuk merehab pajak ikan itu.

“Kebutuhan anggarannya sudah kita hitung tetapi saya lupa jumlah, nanti akan saya tanyakan kepada kepala bidang. Tapi kalau saya tidak salah lebih dari Rp1 miliar,” demikian Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan UKM Aceh Utara itu.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya di Waspada.id edisi Selasa (1/12) kondisi pajak ikan Pantonlabu terancam roboh.

Tiang penyangga pecah, meja lapak jualan ikan patah, lantainya turun dan atap bocor.

Jika tidak segera diperbaiki pajak ikan itu diperkirakan akan roboh dan mengancam jatuhnya korban jiwa.

Para pedagang ikan yang berhasil ditemui Waspada belum lama ini menyebutkan, sudah cukup banyak orang hebat di Kabupaten Aceh Utara datang berkunjung untuk melihat kondisi terakhir pajak ikan itu.

Namun hingga kini belum ada tanda-tanda kalau pajak ikan miliknya warga Kecamatan Tanah Jambo Aye itu diperbaiki atau direhab. (b07)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2