Waspada
Waspada » Ancam Nyawa Warga, Plat Jembatan Gantung Lampoih Krueng Rusak
Aceh

Ancam Nyawa Warga, Plat Jembatan Gantung Lampoih Krueng Rusak

Lembaran plat besi jembatan gantung Gampong (Desa) Lampoih Krueng-Blang Asan, Kota Sigli, Kabupaten Pidie koyak dan jebol. Kondisi ini sangat berbahaya dan ancam jiwa warga. Senin (31/8) Waspada/Muhammad Riza
Lembaran plat besi jembatan gantung Gampong (Desa) Lampoih Krueng-Blang Asan, Kota Sigli, Kabupaten Pidie koyak dan jebol. Kondisi ini sangat berbahaya dan ancam jiwa warga. Senin (31/8) Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Ancam nyawa warga, satu unit jembatan alternatif, di Gampong (desa-red) Lampoih Krueng, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie rusak. Lantai jembatan gantung, yang direhab menggunakan lembaran plat besi telah koyak dan jebol.

Jembatan gantung menghubungkan Gampong Lampoih Krueng- Blang Asan, Kota Sigli, ini terakhir direhab 2017 menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie sekira Rp 250 juta dengan pajang 60 meter dan lebar 2,20 meter, ini ramai digunakan warga .

Posisi koyak atau jebolnya plat lantai jembatan, berada tepat di tengah jembatan, dengan diameter sekitar 70 centimeter. Kondisi tersebut membuat warga yang melintas harus ekstra hati-hati. Terlebih pada malam hari, di jembatan tidak ada penerangan, sehingga rawan terjadi kecelakaan, akibat roda kendaraan yang bisa terperosok lubang.

Pantauan Waspada.id, Senin (31/8), sekilas kondisi jembatan tersebut baik-baik saja. Namun siapa sangka lembaran plat besi jembatan itu koyak dan jebol, bila kaki kita berpijak pada plat yang telah koyak tersebut. Selain plat pijakan jembatan koyak atau jebol, jembatan gantung tersebut tidak kokoh karena bayak baut tidak terikat.

Keuchik (kepala desa-reed) Gampong Lampoih Krueng, Usman Sulaiman, membenarkan bila jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Lampoih Krueng – Blang Asan dikerjakan kurang sempurna saat direhab sekira 2017.

Menurut dia, akibat buruknya kondisi jembatan gantung, itu hampir setiap hari ada saja pengendara sepeda motor yang terjatuh di atas lantai jembatan tersebut. Dia mengungkapkan, plat lantai jembatan itu koyak atau rusak, ditenggarai akibat plat yang digunakan itu tipis dengan ketebalan sekira 2,6 melimeter ini sebut dia tidak sesuai dipakai untuk lantai jembatan.

Seharusnya plat besi untuk lantai jembatan minimal 5 melimeter. Lanjut dia, kendati kondisi jembatan itu kian mengkhawatirkan, namun jembatan alternatif ini tidak pernah sepi dari lalulalang kendaraan roda dua warga.

Setiap hari ratusan warga melewati jembatan gantung ini untuk beraktifitas. Mereka memilih lewat jalur tersebut, karena bisa memotong jarak tempuh. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2