Anak Gugat Ibu Kandung, Fenomena Menyedihkan - Waspada

Anak Gugat Ibu Kandung, Fenomena Menyedihkan

- Aceh
  • Bagikan

BANDA ACEH (Waspada): Video dengan narasi seorang anak di Takengon, Aceh Tengah, menggugat ibu kandung dan saudaranya ke Pengadilan Negeri Takengon viral.

Rabu (17/11/2021), perempuan penggugat berinisial AH tampak meninjau rumah tiga lantai bersama sejumlah orang. Peninjauan itu disebut bagian dari sidang lapangan.

Di sekitar rumah, tampak ibu kandung penggugat serta sejumlah saudaranya. Ibu kandung penggugat sempat melontarkan kata ‘durhaka’ ketika perempuan itu melintas.

Fenomena menyedihkan ini semakin sering terjadi. Berikut beberapa kasus yang pernah terjadi di Indonesia:

  1. Masalah Tanah
    RE Koswara, 85 tahun, dituntut anaknya hingga Rp 3 miliar karena masalah rumah pada Januari lalu. Perkara ini berangkat dari keberatan anaknya, Deden, atas niat Koswara menjual lahan yang sedang ia sewa.
    Lahan yang disewa Deden tersebut diketahui berada di Jalan AH Nasution, Kota Bandung.

Menurut Koswara, nanti hasil penjualan lahan yang ditempati anaknya tersebut bakal dibagi rata kepada ahli warisnya.

Dalam masalah ini, Deden tidak sendiri melayangkan gugatan kepada Koswara. Dua anak Koswara lainnya, yakni Ajid dan Muchtar ikut serta. Selain itu, anak Koswara lainnya, Masitoh, yang berprofesi sebagai pengacara menjadi kuasa hukum kakak-kakaknya.

  1. Masalah Mobil
    Alfian Prabowo, pemuda dari Salatiga, menggugat kedua orang tuanya, Agus Sunaryo dan Dewi Firdaus, pada Oktober 2020.

Perkara ini berawal saat Dewi membeli Toyota Fortuner pada 2013. Mobil ini ia atas namakan Alfian karena Dewi baru saja menjual mobil lainnya dan belum mengurus balik nama.

Belakangan Alfian meminta mobil Fortuner tersebut. Bila tidak diberikan, Alfian menganggap ibunya menyewa dan menurut perhitungan dia, sewanya sudah mencapai Rp 200 juta.

  1. Tanah Warisan
    Ramisah, 67 tahun, warga Kelurahan Candiroto, Kendal, Jawa Tengah, digugat anak kandungnya, Mariyanah, 45 tahun, awal tahun ini.

Mariyanah menggugat ibunya karena masalah tanah warisan. Ia menganggap tanah yang dimiliki kedua orang tuanya sebagai tanahnya yang ia beli dari hasil bekerja di Malaysia.

  1. Digugat Rp 1 miliar

Gugatan terhadap Fatimah, 90 tahun, yang dilakukan anak menantu dan anak kandungnya, Nurhakim dan Nurhana, sempat menyita perhatian publik pada 2014 lalu.

Perkara ini dimulai saat suami Fatimah, Abdurahman, membeli tanah Nurhakim pada 1987 seharga Rp 10 juta. Namun sertifikat tanah tersebut tak kunjung diurus proses balik nama hingga Abdurrahman wafat.

Beberapa tahun kemudian Nurhakim menggugat tanah tersebut dan mengaku orang tua istrinya itu tidak pernah membayar. Ia meminta Fatimah dan anak-anaknya yang lain membayar Rp 10 juta, lalu naik Rp 20 juta hingga Rp 1 miliar.

Pendapat Warga
Adalah Azka seorang mahasiswi Unsyiah mengomentari fenomena itu dengan mengatakan “Sudah gak ada lagi rasa sayang mereka pada orangtua mereka. Gak mikir mereka siapa yang mengasuh mereka selama ini. Aku aja melihatnya sakit hati, bagaimana lagi perasaan para orangtua itu ya.”


Menanggapi fenomena tersebut, Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Dr. Sonny Dewi Judiasih, M.H., C.N., mengatakan, secara norma anak tidak diperbolehkan mengajukan gugatan ke orang tua. Tindakan ini tidak sejalan dengan norma yang ditetapkan dalam Undang-undang Perkawinan.
“Ini sesuatu yang ironis,” ungkap Sonny saat diwawancarai Kantor Komunikasi Publik Unpad, Senin (25/1).


Sonny menjelaskan, UU Perkawinan mewajibkan seorang anak untuk menghormati orang tua serta wajib memelihara jika anak sudah dewasa, berdasarkan Pasal 46 Ayat 1 dan 2.


Sementara Ustadjah Mamah Dede mengungkapkan perasaan miris melihat fenomena ini. “Anak-anak wajib berbakti kepada orangtua. Apapun yang mempengaruhi mereka berbuat demikian pada orangtua mereka, sejatinya mereka sudah menjadi musuh bagi orangtua mereka dan itu berarti mereka mengundang murka Allah karena ridha Allah karena ridha orangtua, murka Allah karena murka orangtua,” cetus Mamah Dede.

Jurnalisme Warga oleh Zahra Mazaya

  • Bagikan