Waspada
Waspada » Aceh Singkil Terima Rp27,5 Miliar Dari Bagi Hasil Pajak, Ini Nilai Rinciannya
Aceh Ekonomi

Aceh Singkil Terima Rp27,5 Miliar Dari Bagi Hasil Pajak, Ini Nilai Rinciannya

Masyarakat mendatangi kantor Samsat Singkil, untuk mengurus pajak kendaraan bermotor. Aceh Singkil Terima Rp27,5 Miliar Dari Bagi Hasil Pajak, Ini Nilai Rinciannya. Waspada/Arief H
Masyarakat mendatangi kantor Samsat Singkil, untuk mengurus pajak kendaraan bermotor. Aceh Singkil Terima Rp27,5 Miliar Dari Bagi Hasil Pajak, Ini Nilai Rinciannya. Waspada/Arief H

SINGKIL (Waspada): Kabupaten Aceh Singkil mendapat transfer dana, dari pembagian hasil pajak Provinsi Aceh, senilai Rp27,5 miliar lebih.

Dana bagi hasil pajak tersebut, bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan serta Pajak Rokok.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Singkil Hendra Sunarno dikonfimasi Waspada.id, Jumat (8/1) mengatakan, pajak bagi hasil tersebut telah masuk ke kas umum daerah akhir Desember 2020 lalu.

Selanjutnya, transfer dana bagi hasil pajak dari Provinsi Aceh tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan belanja daerah. “Pemanfaatan untuk pembiayaan belanja didaerah, untuk sarana prasarana pembangunan daerah,” ucap Hendra

Dana bagi hasil pajak sudah masuk ke kas daerah akhir tahun, namun kami tidak tau persis persentasenya, dari jumlah kendaraan bermotor yang membayar pajak, tambahnya.

Dijelaskannya, transfer dana bagi hasil pajak dari provinsi Triwulan IV, berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh, Nomor:14 tahun 2020, tentang Pembagian dan Penyaluran Dana Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan Pajak Air Permukaan Kepada Pemerintah Daerah.

Kemudian Keputusan Gubernur Aceh Nomor:973/1683/2020, tentang Pembagian dan Penyaluran Dana Bagi Hasil Pajak Rokok Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota Triwulan IV tahun 2020. “Keputusan Gubernur tentang bagi hasil pajak berbeda-beda setiap tahun,” terang Hendra.

Sementara itu Kabid Perbendaharaan BPKK Wagiman merincikan, realisasi dana bagi hasil pajak hingga per Desember 2020 mencapai Rp27.566.803.419,-.

Dengan jumlah nilai tersebut diperoleh dari sumber dana bagi hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp5.835.660.994,-.

Kemudian bagi hasil dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp4.121.482.940,-. Selanjutnya bagi hasil dari pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Rp7.814.249.314,-.

Bagi hasil dari pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan Rp31.516.632,-. Kemudian pajak Rokok Rp9,763,893,539,-.

Sebelumnya, Kepala UPTD Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA) wilayah Aceh Singkil Syufriadi di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Singkil, menjelaskan, sebanyak 1.332 kendaraan bermotor di Kabupaten Aceh Singkil telah melunasi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan melakukan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Dari hasil pelunasan ribuan unit pajak kendaraan di Aceh Singkil, total pendapatan yang masuk dari setelah dilakukan pembebasan denda pajak tahun 2020, diperoleh mencapai Rp 1,4 miliar.

Dari hasil penerimaan pajak kendaraan tersebut, Kabupaten Aceh Singkil akan mendapat bagi hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 30 persen dari jumlah tersebut. beber Syufriadi. (B25)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2