Aceh Siapkan Skema Berbelanja Untuk Cegah Covid 19 - Waspada

Aceh Siapkan Skema Berbelanja Untuk Cegah Covid 19

- Aceh
  • Bagikan
Wakil Ketua Gugus Tugas Covid 19, Dyah Erti Idawati

BANDA ACEH (Waspada): Wabah virus Corona (Covid-19) berdampak pada sistem perekonomian Aceh. Karenanya, Pemerintah Aceh merasa perlu mempersiapkan skema protokol belanja dalam rangka pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid 19, Dyah Erti Idawati, mengatakan, salah satu langkah terbaik yang harus dilakukan selama masa pandemi ini terjadi yaitu membuat sebuah skema atau tata cara berbelanja yang baik yang tetap berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan covid 19.

“Skema ini harus dibuat, agar ekonomi masyarakat kita tetap berjalan dan pencegahan covid 19 juga berjalan,” kata Dyah di Banda Aceh, Rabu (8/4).

Dyah menyebutkan, pembentukan skema yang mengacu pada standar dan kaidah protokol kesehatan pencegahan covid 19. Seperti menjaga jarak antar sesama dengan membuat sekat atau batas lapak penjual di pasar, menggunakan masker saat bertransaksi jual beli, dan di setiap pasar harus menyediakan wastafel untuk mencuci tangan.

“Kita harus menyamakan pemikiran dan bersinergi agar semua ini bisa dilaksanakan, jika ini dapat dilaksanakan maka perekonomian kita akan terselamatkan,” ujarnya.

Terkait pencabutan jam malam di Aceh, menurut Dyah, meski jam malam telah dicabut, namun masyarakat juga harus lebih sadar dan waspada terhadap penyebarannya dengan terus menjaga jarak (physical distancing) dan tidak duduk berkerumun di warung kopi.

Terpisah, Kepala Badan KesbangPol Aceh, Mahdi Efendi, mengatakan, kendati jam malam telah dicabut, namun seruan ataupun maklumat yang termaktub dalam poin 3 dan 4 masih tetap berlaku.

Yaitu maklumat, tentang bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah masih tetap berjalan selama masa pencegahan covid 19, kemudian pengelolaan kegiatan ekonomi wajib menerapkan kaidah physical distancing.

“Jadi kaidah-kaidah mohon dapat diindahkan,” ujarnya. (b04)

  • Bagikan