Waspada
Waspada » Aceh Besar Siap Bagikan 25 Ribu Paket Sembako
Aceh Headlines

Aceh Besar Siap Bagikan 25 Ribu Paket Sembako

Bupati Mawardi Ali memimpin apel pelepasan penertiban penggunaan masker, physical distancing dan social distancing bagi masyarakat Aceh Besar, Rabu (22/4) di lapangan Lonkali, Gampong Siron, Ingin Jaya. Waspada/Muhammad Zairin
Bupati Mawardi Ali memimpin apel pelepasan penertiban penggunaan masker, physical distancing dan social distancing bagi masyarakat Aceh Besar, Rabu (22/4) di lapangan Lonkali, Gampong Siron, Ingin Jaya. Waspada/Muhammad Zairin

KOTA JANTHO (Waspada): Pemkab Aceh Besar, Rabu (23/4) akan meluncurkan pembagian 25.000 paket sembako sebagai jaring pengamanan sosial kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak COVID-19 di kabupaten itu.

“Pembagian paket sembako ini program safety net atau jaring pengamanan sosial dalam penanganan virus Corona di Kabupaten Aceh Besar,” ujar Bupati Mawardi Ali kepada wartawan, Rabu (22/4) di lapangan Lonkali, Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya.

Tiga Program Utama

Usai memimpin apel pelepasan penertiban penggunaan masker, physical distancing dan social distancing bagi masyarakat Aceh Besar, Bupati Mawardi Ali mengatakan dalam penanganan COVID-19, ada tiga program utama yang dijalankan

Selain jaring pengamanan sosial dengan pembagian sembako, sebut Mawardi, yang utama adalah bidang kesehatan dengan kegiatan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum, penyaluran alat pelindung diri (APD) seperti masker dan rekrutmen relawan.

“Hampir seribu relawan sudah kita rekrut untuk mengantisipasi bila terjadi kekurangan tenaga medis,” ungkap Mawardi seraya menyebut program penanganan COVID-19 lainnya adalah dampak ekonomi.

Terkait penanganan dampak ekonomi, sebut Mawardi, pihaknya bekerjasama dengan Kodim 0101/BS akan membantu bibit gratis dan pengelohan tanah penanaman padi gadu 2020 untuk areal persawahan yang diizinkan. “Ada 3.124 hektar sawah yang dapat izin karena dialiri irigasi,” cetusnya.

Patuhi Protokol Kesehatan

Pada sisi lain, Bupati Mawardi Ali menegaskan masyarakat harus memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. “Semua masyarakat harus pakai masker dan hari ini mulai dilakukan penertiban masker di samping penyemprotan insfektan di fasilitas publik,” imbuhnya.

Ia meminta masyarakat harus patuh pada protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. “Protokol kesehatan ini, seperti cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan itu penting. Kalau kita tidak patuh akan terjadi ledakan pandemi virus Corona,” tandasnya.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Aceh Besar, Rabu (22/4) melakukan penyemprotan disinfektan di empat kecamatan sekaligus pembagian masker kepada masyarakat.

Wakil I Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Aceh Besar, Muhajir mengatakan, dalam kegiatan itu enam armada telah disiapkan untuk penyemprotan disinfektan. “Ini juga didukung oleh armada dari Kodim 0101/BS, Polresta, Brimob, BPBD Aceh Besar, dan Pemerintah Aceh,” katanya.

Katanya, sasaran penyemprotan yaitu di tempat-tempat umum, sekolah dan tempat ibadah baik masjid maupun meunasah. Penyemprotan disinfektan diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan saat beribadah dalam bulan suci Ramadhan.

Empat kecamatan yang di semprot disinfektan masing-masing kecamatan Ingin Jaya, Darul Imarah, Kuta Malaka dan Indrapuri. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2