Waspada
Waspada » Abusyik Beri Deadline Tiga Bulan Untuk Buchari Dan Fadhil
Aceh

Abusyik Beri Deadline Tiga Bulan Untuk Buchari Dan Fadhil

Bupati Pidie mengambil sumpah dua pejabat Eselon II-B. Yaitu Muhammad Fadhil Kepala Dinas Perustakaan dan Kearsipan, Buchari, AP sebagai Asisten II Setdakab Pidie. Selasa (11/2) Waspada/Muhammad Riza
Bupati Pidie mengambil sumpah dua pejabat Eselon II-B. Yaitu Muhammad Fadhil Kepala Dinas Perustakaan dan Kearsipan, Buchari, AP sebagai Asisten II Setdakab Pidie. Selasa (11/2) Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Bupati Pidie Roni Ahmad, memberi deadline tiga bulan untuk Asisten II Buchari, AP dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muhammad Fadhli guna menuntaskan berbagai masalah yang sedang dihadapi kedua instansi tersebut.

Deadline itu disampaikan Roni Ahmad alias Abusyik usai dilaksanakan prosesi pengambilan sumpah kedua pejabat tersebut di Oproom kantor bupati setempat. Selasa (11/2) sore.

Kendati begitu, Abusyik tidak menyebutkan dan merincikan masalah besar apa yang sedang dihadapi oleh kedua instansi tersebut. Namun dia terlihat marah dan dengan nada tegas meminta kepada kedua pejabat yang baru dilantiknya itu untuk menyelesaikan berbagai macam masalah yang sedang melilit kedua instansi tersebut.

Secara umum, Abusyik sangat mengharapkan semua jajaran dalam kabinet yang dipimpinnya mampu melakukan perubahan demi kemajuan Kabupaten Pidie di masa mendatang. Menurut dia, selama ini semua pekerjaan yang telah dilakukan tidak lebih dari rutinitas kebiasaan.

“Apakah itu benar, ataukah salah, namun habis satu masa jabatan bupati berganti dengan bupati yang lain, namun perubahan tetap seperti biasa. Tidak ada perubahan,” katanya.

Karena itu dengan adanya pelantikan dua pejabat baru tersebut, diharapkan mampu membawa perubahan sesuai harapan masyarakat Pidie. Menurut Abusyik, masyarakat Pidie sangat berharap supaya daerah itu dapat berubah ke arah yang lebih baik.

Dalam pidatonya yang disampaikan dalam bahasa Aceh, Abusyik mengungkapkan, selama kepemimpinannya Kabupaten Pidie sudah terlihat adanya perubahan. Menurut Abusyik, dalam pemahaman masyarakat Pidie, orang yang melaksanakan kepemimpinan Pidie sekarang ini adalah bagian dari masyarakat.

Masih menurut Abusyik, perubahan itu akan terjadi apabila Sumber Daya Manusia (SDM) nya memiliki skil atau kemampuan serta berani melakukan action di lapangan dengan inovasi-inovasi baru yang diyakini mampu membuat daerah ini maju. (b10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2