Waspada
Waspada » ABK KM Kharisma Meninggal Di Laut
Aceh

ABK KM Kharisma Meninggal Di Laut

Satgas BPBD Aceh Timur bersama warga mengevakuasi jenazah ABK KM Kharisma yang meninggal di laut akibat serangan jantung di PPN Idi, Aceh Timur, Jumat (3/4). Waspada/M. Ishak
Satgas BPBD Aceh Timur bersama warga mengevakuasi jenazah ABK KM Kharisma yang meninggal di laut akibat serangan jantung di PPN Idi, Aceh Timur, Jumat (3/4). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Salah satu anak buah kapal (ABK) KM Kharisma asal Aceh Timur, dikabarkan meninggal dunia saat beraktivitas di laut lepas, Jumat (3/4) sekira pukul 08:00.

Setelah didaratkan ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, jenazah lalu dievakuasi ke RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur untuk divisum. Nelayan yang meninggal bernama Taufik, 40, asal Desa Meunasah Puuk, Kec. Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Disebut-sebut, Taufik memiliki riwayat sakit jantung. Bahkan pihak keluarga mengiyakan, Taufik kerap sakit di bagian ulu hati dengan keluhan jantung, sehingga berat dugaan Taufik meninggal dunia setelah terkena serangan jantung.

Informasi yang diperoleh Waspada, Taufik bersama rekan-rekannya melaut menggunakan KM Kharisma. Kapal yang mengangkut 18 nelayan itu keluar dari PPN Idi, Selasa (31/3) lalu.

Awalnya Taufik sehat dan tidak mengeluh sakit, namun ketika melakukan pengepakan ikan tiba-tiba Taufik mengeluh sakit di ulu hati dan sesak nafas, Jumat (3/4) sekira pukul 08:00.

Melihat kondisi kesehatannya menurun, lalu Taufik diangkat dan dibawa ke dalam kapal. Beberapa rekan-rekannya melihat Taufik memegang bagian dada dan mengeluh sakit di ulu hati.

Nahkoda kapal memutuskan untuk segera pulang melarikan Taufik ke rumah sakit, tetapi sesaat kemudian Taufik menghembuskan nafas terakhir.

“Iya, beliau (Taufik–red) meninggal di laut dengan keluhan sebelumnya sakit jantung,” ujar H. Husaini, tokoh nelayan Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.Ik, MH, melalui Kasatpol-Air AKP Pidinal Limbong, dikonfirmasi Waspada, membenarkan adanya ABK KM Kharisma meninggal dunia di laut. Pihaknya bersama para nelayan ikut mengevakuasi jenazah almarhum setiba di PPN Idi.

“Berdasarkan keterangan dokter, nelayan ini meninggal karena serangan jantung saat beraktivitas di laut lepas bersama rekan-rekannya,” sebutnya seraya menandaskan, setelah jenazah divisum di RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur, lalu jenazah Taufik diserahkan ke pihak keluarga untuk difardhukifayahkan. (b24).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2