Waspada
Waspada » Abdullah Puteh Sosialisasi Empat Pilar Ke Warga Pidie
Aceh

Abdullah Puteh Sosialisasi Empat Pilar Ke Warga Pidie

Senator asal Aceh Dr Ir H Abdullah Puteh, MSi memberikan buku empat pilar kepada para peserta dan tokoh masyarakat Pidie, Senin (1/3). Abdullah Puteh Sosialisasi Empat Pilar Ke Warga Pidie. Waspada/Muhammad Riza
Senator asal Aceh Dr Ir H Abdullah Puteh, MSi memberikan buku empat pilar kepada para peserta dan tokoh masyarakat Pidie, Senin (1/3). Abdullah Puteh Sosialisasi Empat Pilar Ke Warga Pidie. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Anggota DPD RI asal Aceh, Dr Ir H Abdullah Puteh, MSi, mengatakan hampir semua isi Pancasila tertuang dalam Alquran. Salah satunya pada sila pertama, ketuhanan yang maha esa.

Qul huwallahu ahad, yang artinya Dialah Allah, Yang Maha Esa,” ujar Puteh dalam keterangannya pada acara sosialisasi empat pilar yang digelar di Aula Saka Coffee, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Senin (1/3).

Sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika) tersebut menghadirkan dua pembicara, yaitu Umar Banta Ali dan Umar Mahdi, SH, MH.

Kata Puteh, dibuatnya Pancasila supaya warga Indoensia yang bukan beragama Islam juga bisa menerima ideologi Pancasila. “Kita sudah Islam ngapain Pancasila. Benar kalau kita Islam, saya setuju juga. Cuma kita membuat Pancasila ini untuk bisa diterima oleh orang-orang di luar Islam. Karena semua isi Pancasila ini ada dalam Alquran,” katanya, seraya berujar bahwa pada agama yang lain tidak ada itu, jadi Pancasila tersebut milik masyarakat beragama Islam.

Undang Undang Dasar (UUD) 1945 itu dibuat oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, untuk kita mengetahui siapa kita seperti dalam lirik lagu dari Sabang sampai Merauke. Itulah bentuk atau wujud kita. Tetapi kemudian kenapa ada istilah NKRI, dia menjelaskan bahwa NKRI itu justru adalah suatu tatanan, dimana di situ ada hak dan kewajiban warga negara secara rinci.

Sejatinya, sebut Abdullah Puteh, masyarakat Indonesia sejak dulu telah belajar empat pilar, namun tidak sesistematis seperti sekarang ini. Sejak Indonesia merdeka, 17 Agustus 1945, yang merupakan hari lahirnya bangsa Indoensia, keempat pilar itu sudah mulai disampaikan kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan agar semua rakyat Indonesia mengetahui siapa dirinya. Dia menjelaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia dan cita-cita bangsa Indonesia, ujar Abdullah Puteh. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2