Waspada
Waspada » Erosi Sungai Babah Rot Kian Ganas, Puluhan Ha Areal Perkebunan Warga Amblas
Aceh Headlines

Erosi Sungai Babah Rot Kian Ganas, Puluhan Ha Areal Perkebunan Warga Amblas

Puluhan hektar areal perkebunan warga kawasan Desa Blang Dalam, Kecamatan Babah Rot, Abdya, dihantam erosi sungai, Jumat (4/12). Erosi Sungai Babah Rot Kian Ganas, Puluhan Ha Areal Perkebunan Warga Amblas. Waspada/Syafrizal
Puluhan hektar areal perkebunan warga kawasan Desa Blang Dalam, Kecamatan Babah Rot, Abdya, dihantam erosi sungai, Jumat (4/12). Erosi Sungai Babah Rot Kian Ganas, Puluhan Ha Areal Perkebunan Warga Amblas. Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Erosi Krueng Babah Rot, Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan kian mengganas. Saat ini, erosi sungai dimaksud, telah memporak porandakan puluhan hektar arael perkebunan warga di kawasan Desa Blang Dalam, Kecamatan Babah Rot, yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).

Amatan Waspada di lokasi Jumat (4/12), erosi sungai Krueng Babah Rot, telah merambah ke areal perkebunan sawit warga sekitar. Dimana, lekukan sungai yang berarus tajam, meruntuhkan tebing-tebing sungai yang berstruktur tanah. Akibatya, puluhan hektar areal perkebunan berikut batang sawit produktif, amblas ke dasar sungai.

Erosi Krueng Babah Rot, dipastikan kian mengganas. Apalagi saat ini, debit air sungai sangat penuh dan meluap. Hanya dalam hitungan jam, puluhan meter tebing sungai terus berjatuhan dan amblas.

Menurut Irman, salah seorang warga setempat pemilik kebun, erosi sungai dimaksud, sudah berlangsung lama. Sehingga, puluhan hektar areal perkebunan warga di sepanjang DAS Krueng Babah Rot, amblas ke dasar sungai.

Pihaknya, maupun pemilik kebun lainnya, sangat berharap ada upaya khusus dari pemerintah, sehingga erosi tidak semakin meluas dan merugikan warga. “Kebun sawit milik saya seluas 1 hektar juga ikut amblas ke dasar sungai, sementara punya warga lainnya tercatat puluhan hektar. Kami tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa merelakan kebun yang sedang menghasilkan itu, hilang dihantam arus,” sesalnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya Amiruddin, terpisah mengatakan, kerusakan kebun warga yang disebabkan erosi Krueng Babah Rot, memang tergolong sangat parah. Hingga saat ini telah ada sekitar 200 meter tebing sungai yang rusak parah, serta sekitar puluhan hektare areal perkebunan milik warga, yang amblas ke dasar sungai akibat erosi sungai. “Kami sudah turun ke lokasi. Dengan kondisi debit air sungai yang tidak menentu, dapat dipastikan erosi kian parah,” sebutnya.

Amiruddin mengatakan, pihaknya akan segera melakukan normalisasi sungai, termasuk melakukan upaya pelurusan DAS. Ketebalan sedimen di dasar sungai, juga menjadi penyebab terjadinya erosi, juga terdapat banyaknya kelokan di sepanjang DAS Krueng Babah Rot. Selanjutnya, penanggulangan yang sifatnya permanen juga diupayakan, yakni dengan membangun tanggul pengaman tebing sungai dari batu gajah. “Normalisasi bisa dilakukan tahun mendatang. Sedangkan untuk pembangunan tanggul, akan kami koordinasikan lagi dengan instansi terkait,” pungkasnya.(b21)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2