Waspada
Waspada » 8 Pucuk Senjata Api Disita Termasuk 400 Amunisi Aktif
Aceh

8 Pucuk Senjata Api Disita Termasuk 400 Amunisi Aktif

KAPOLRES Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro (2 kanan) bersama perwira lainnya memperlihatkan barang bukti senjata api laras panjang dan laras pendek, dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2019 di Aula Wira Satya Mapolres Aceh Timur di Peudawa, Senin (30/10) sore. Waspada/M. Ishak
KAPOLRES Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro (2 kanan) bersama perwira lainnya memperlihatkan barang bukti senjata api laras panjang dan laras pendek, dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2019 di Aula Wira Satya Mapolres Aceh Timur di Peudawa, Senin (30/10) sore. Waspada/M. Ishak

“Ada delapan pucuk senjata api, baik laras panjang atau laras pendek yang kita sita bersama ratusan amunisi,” sebut Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.Ik, MH, di dampingi Wakapolres Kompol Warosidi, SH, MH, dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2019 di Mapolres Aceh Timur di Peudawa, Senin (30/12) sore.

Untuk mencegah munculnya aksi dari KKB, Polres Aceh Timur bersama seluruh Polsek akan terus memonitor setiap pergerakan yang mencurigakan di wilayah hukumnya. “Saat ini tidak ada (KKB–red), tapi petugas di Polres atau pun Polsek akan terus memonitor melalui tim intelijen yang disebar ke sejumlah titik,” tegas Eko.

Di sisi lain, Kapolres berharap agar masyarakat segera menginformasikan ke Polsek atau pun Polres, jika mengetahui adanya gerakan-gerakan yang mencurigakan, terutama yang mengarah ke kriminalitas yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kesempatan itu AKBP Eko menyebutkan, kasus kriminal sepanjang tahun 2019 mencapai 357 kasus, seperti pencurian, penganiayaan, curanmor, penipuan, pencabulan, penggelapan, KDRT, perlindungan anak, pengeroyokan, pengrusakan, penyalahgunaan migas, pencemaran nama baik, illegal logging, sengketa agraria dan kasus penganiayaan berat.

Selanjutnya, kasus yang ditangani juga kasus pemerkosaan, pemalsuan, pencurian dengan kekerasan, senjata api, penculikan, cyber crime, kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya seseorang, undang-undang perkawinan, perjudian, pembunuhan, melarikan anak, pertambangan ilegal, pencemaran limbah dan kasus pencurian dengan pemberatan.

Selain kasus kriminalitas, di depan insan pers Kapolres AKBP Eko Widiantoro juga memaparkan pengungkapan kasus narkoba dan penanganan kasus kecelakaan selama 2019 di wilayah hukum Mapolres Aceh Timur, mulai Januari hingga Desember 2019. Hadir antara lain kabag Ops Polres Aceh Timur, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas dan sejumlah pejabat Polres lainnya. (b24)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2