62 Alquran Kuno Di Nagan Kurang Terawat - Waspada

62 Alquran Kuno Di Nagan Kurang Terawat

- Aceh
  • Bagikan

 

NAGAN RAYA (Waspada) : Sebanyak 62 Alquran kuno milik Pemerintah Kabupaten Nagan Raya,kini kondisinya sangat memprihatinkan dan kurang terawat serta mulai berdebu.

Hal ini anggota DPRA Teuku Raja Keumangan SH, MH melihat langsung kondisi Alquran kuno tersebut di Kabupaten Nagan Raya.

Alquran dari berbagai kertas dan kulit tersebut, usianya mencapai ratusan tahun dan bahkan tidak bisa diperkirakan. “Dan ini merupakan sebuah kebanggaan daerah tersebut karena Museum Rekor Dunia Indonesia ( MURI) telah memberikan penghargaan atas koleksi Alquran kuno terbanyak di Indonesia pada tahun 2015 silam,” ujarnya.

Anggota DPR Aceh Teuku Raja Keumangan,SH,MH , Senin (24/5) mengatakan, Pemkab Nagan Raya dapat merawat dengan baik Alqur’an kuno. “Karena untuk mendapatkan kitab bersejarah tersebut bukan dengan mudah,’’ sebut Legislator Partai Golongan Karya.

Menurut TRK, Alquran kuno tersebut ia dapatkan tahun 2014 saat menjabat Kepala Bappeda di salah satu Sultan Keraton Nusantara.Untuk itu,TRK berharap agar 62 Alquran kuno dapat dirawat dengan baik,serta menempakan petugas yang mampu menjelaskan tentang kitab bersejarah tersebut kepada pengunjung.

TRK menambahkan, jika Alquran tersebut terus dibiarkan oleh dinas terkait, maka akan terancam kehilangan atau rusak suatu saat nanti. Untuk menghindari hal tersebut agar Pemkab setempat dapat merawat dengan baik Alquran kuno terbanyak di Indonesia.

Selain itu, legislator DPR Aceh meminta kepada Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham,untuk segera merampungkan pembangunan Museum Alquran Khazanah Nusantara di lokasi Masjid Agung Baitul A’la. “Agar 62 Alquran kuno tersebut dapat dipamerkan kepada warga daerah setempat,’’ tegas TRK saat mengunjungi museum sementara di Pendopo Bupati lama di Ibukota Jeuram.

Alquran kuno milik Pemkab Nagan Raya antara lain, mushaf Alquran kertas Dluwang dengan usia 150-500 tahun, mushaf Alquran daun lontar hitam kulit lontar usia sulit diperkirakan, muahaf Alquran kertas Eropa Dluwang usia 100 tahun,mushaf Alquran dan tafsir jalalain jilid 1 parsi kertas tebal usia 200 tahun,mushaf Alquran kertas kopi usia 200 tahun serta jenis Alquran kuno lainnya. (B22)

Anggota DPRA Teuku Raja Keumangan SH, MH saat mengunjungi museum tempat Alquran kuno sementara di Pendopo Bupati lama Jeuram Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya, Senin (24/5).Waspada/Muji Burrahman

  • Bagikan