Waspada
Waspada » 51 Bekas Tahanan Thailand Segera Dipulangkan Ke Aceh
Aceh Headlines

51 Bekas Tahanan Thailand Segera Dipulangkan Ke Aceh

Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky, S.Hi menyebutkan, 51 bekas tahanan Thailand segera dipulangkan ke Aceh. Waspada/M. Ishak
Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky, S.Hi menyebutkan, 51 bekas tahanan Thailand segera dipulangkan ke Aceh. Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Sebanyak 51 bekas tahanan Thailand segera dipulangkan ke Aceh. Mereka adalah nelayan anak buah kapal (ABK) KM Perkasa Mahera dan KM Voltus asal Aceh Timur, yang sempat ditahan di Provinsi Phang Nga, Thailand, dengan tuduhan melakukan illegal fishing.

“Ke-51 nelayan asal Aceh ini segera dipulangkan setelah mendapat pengampunan dari Yang Mulia Raja Thailand Rama X,” kata anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky (foto) kepada Waspada, Selasa (29/9).

Menurutnya, pihak Kemlu RI melalui Dirjen Protokol dan Konsuler terus menyiapkan langkah-langkah pemulangan ke 51 bekas tahanan Thailand tersebut.

Sementara pihaknya bersama dinas terkait terus berkomunikasi dengan pihak Kemlu RI, karena keluarga nelayan tersebut terus menanyakan keadaan suami dan anaknya yang kini masih berada di negeri gajah putih itu.

“Alhamdulillah atas kemurahan hati Raja Thailand dan kerja keras KBRI Bangkok dan KJRI Songkhla, mereka akan segera bertemu keluarga masing-masing,” kata Iskandar seraya menambahkan, ke-51 nelayan tersebut kini sudah dipindahkan dari Provinsi Phang Nga ke rumah detensi imigrasi di Bangkok, ibu kota Thailand.

Dikatakannya, pihak KJRI Songkla, telah menyiapkan dokumen perjalanan ke-51 nelayan asal Aceh Timur, untuk proses pemulangan ke Aceh.

“Direncanakan mereka terbang dari Bangkok ke Jakarta, dan Jakarta ke Aceh. Pihak Pemerintah Aceh melalui Dinsos juga sudah dikabari agar membantu proses kepulangan dari Jakarta ke Aceh,” sebut politisi PA itu.

Kata dia, pemulangan itu sendiri akan disesuaikan ketersedian penerbangan internasional dari Bangkok ke Jakarta yang difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri. Sementara jadwal penerbangan tentatif pada 1 Oktober 2020.

“Semua nelayan harus ikuti protokol Covid-19, termasuk saat sampai di Jakarta. Pemeriksaan akan dilakukan oleh petugas. Oleh karenanya, kepada keluarga mohon pengertian dan bersabar,” tutur Iskandar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, nelayan tersebut ditangkap dengan sangkaan pencurian ikan di perairan Thailand. Mereka ditangkap pada bulan Januari dan Februari 2020 di perairan Andaman, Thailand.

Sebelumnya, 6 ABK lainnya yang dinyatakan masih tergolong anak-anak telah dipulangkan ke Aceh, pada Juni lalu. (b11).

Teks Foto: Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky, S.Hi menyebutkan, 51 bekas tahanan Thailand segera dipulangkan ke Aceh. Waspada/M. Ishak

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2