Waspada
Waspada » 411 Telur Tuntong Laut Berhasil Diamankan
Aceh Headlines

411 Telur Tuntong Laut Berhasil Diamankan

Tim patroli telur tuntong laut dari manajemen PT Pertamina Field Rantau, BSD Aceh dan YSLI serta Pokdarwis Pusong Kapal saat melakukan pencarian telur tuntong laut di kawasan pesisir Aceh Tamiang. 411 Telur Tuntong Laut Berhasil Diamankan. Waspada/Ist
Tim patroli telur tuntong laut dari manajemen PT Pertamina Field Rantau, BSD Aceh dan YSLI serta Pokdarwis Pusong Kapal saat melakukan pencarian telur tuntong laut di kawasan pesisir Aceh Tamiang. 411 Telur Tuntong Laut Berhasil Diamankan. Waspada/Ist

KUALASIMPANG (Waspada) : Manajemen PT Pertamina EP Field Rantau bersama Yayasan Satucita Lestarikan Indonesia (YSLI), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pusong Kapal berhasil mengumpulkan sebanyak 411 telur tuntong laut dalam operasi pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati yang dilaksanakan dalam bulan Januari 2021 lalu.

Menurut data, tuntong laut adalah salah satu dari 331 spesies kura-kura air tawar dan darat di dunia yang saat ini berada dalam status critically endangered (IUCN) dan terdaftar dalam Appendiks II plus zero for wild specimen to trade dalam konvensi CITES. Sejak 2013 Yayasan Satucita Lestari Indonesia didukung BKSDA Aceh dan PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field melakukan upaya pelestarian tuntong laut yaitu mulai dari penyelamatan secara in-situ hingga kini ditangkarkan secara ex-situ.

“411 butir telur tuntong laut itu sudah dibawa ke Rumah Informasi Tuntong (RIT) yang berada di kawasan pantai Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang untuk proses penangkarannya,” kata Totok Parafianto, Rantau Field Manager melalui staf CSR, Arsy Rakhmanissazly kepada Waspada.id, Senin (8/2) melalui telepon.

Arsy menyebutkan, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya, terlebih saat musim bertelur tiba tepatnya di awal dan akhir tahun. “Patroli telur dimaksudkan untuk menyelamatkan telur tuntong (batagur borneoensis) dari predator alami seperti babi hutan dan penjarah telur tuntong laut,” ujarnya.

Selain itu juga untuk meningkatkan angka harapan hidup satwa langka yang dilindungi ini, “ Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk bagaimana cara kita berterimakasih kepada lingkungan dan bagaimana Pertamina sangat mengedepankan aspek keseimbangan lingkungan dalam menjalankan operasional di wilayah kerja,” pungkas Arsy.

Sementara itu, Fahrizal, anggota Pokdarwis Pusong Kapal menambahkan, 441 telur yang berhasil didapatkan tersebut langsung ditangkarkan Rumah Informasi Tuntong untuk ditetaskan secara alami. “Setelah menetas baru kita lakukan pendataan yang kemudian kita lepasliarkan kembali ke habitatnya saat umurnya sudah cukup,” jelas Fahrizal.(b15).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2