40 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh Ikuti Workshop Mitigasi Bencana Alam

40 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh Ikuti Workshop Mitigasi Bencana Alam

  • Bagikan
40 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh, Prodi Keperawatan Langsa saat mengikuti workshop mitigasi bencana alam yang digelar di Aula setempat. Waspada/Ist
40 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh, Prodi Keperawatan Langsa saat mengikuti workshop mitigasi bencana alam yang digelar di Aula setempat. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada) : Sebanyak 40 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh, Prodi Keperawatan Langsa ikuti workshop mitigasi bencana alam yang digelar di aula setempat.

Dalam kegiatan workshop mitigasi bencana alam tersebut dibuka oleh Wadir I Poltekkes Kemenkes Aceh Dr Sumihardi, SKM, M.Kes, secara daring dimana pesertanya mahasiswa tingkat II dan III sebanyak 40 orang sejak Selasa-Kamis (14-16/9), dengan fasilitator langsung dihadirkan dari HIBGABI Pusat, Dr. Budhi Mulyadi S.Kp, M.Kep, Sp.Kep.Kom, dan Ns. Arcellia Farosyah Putri, S.Kep, M.Sc, Ph.D.

                                             

Ketua Program Studi Keperawatan Langsa Poltekkes Kemenkes, Kasad SKM MKes, kepada wartawan, Jumat (17/9), mengatakan berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahun di kampus ini, apalagi ditambah adanya kerjasama dengan pemerintah daerah dalam pemberian pemahaman kepada masyarakat sekitar Kota Langsa.

“Terkait Bantuan Hidup Dasar (BHD), sehingga apabila terjadi gawat darurat pada anggota keluarga, masyarakat tersebut bisa membantu keluarganya,” sebut Kasad.

Sementara itu, Dr Budhi Mulyadi, menyatakan bahwa setiap mahasiswa harus terampil dalam hal penanganan bencana alam. Oleh karenanya workshop ini digelar dengan sasaran mahasiswa Prodi Keperawatan kiranya menjadi ujung tombak di tengah masyarakat dalam hal penanganan bancana nantinya.

“Mahasiswa prodi keperawatan harus mampu menjadi garda terdepan dan sigap akan bencana alam, karena daerah Aceh merupakan kawasan yang rawan akan bencana,” papar Budhi.

Hal senada juga diungkapkan, Ns. Arcellia Farosyah Putri, bahwa workshop mitigasi bencana alam ini merupakan hal yang penting serta strategis untuk kalangan mahasiswa itu sendiri.

“Kita berharap nantinya ketika mahasiswa sudah berada di tengah masyarakat akan mampu menanggani bencana alam, minimal untuk keluarganya sendiri,” pinta Arcellia.

Pun demikian, tujuannya lainnya juga untuk mencari solusi yang tepat terkait mitigasi bencana alam khususnya wilayah Aceh dengan memberikan konsep, strategi dan pemetaan terhadap daerah-daerah yang rawan bencana, baik bencana alam maupun sosial.

Kemudian juga untuk memacu pengembangan ilmu, aktivitas penelitian dan pemanfaatan hasil-hasil penelitian tentang mitigasi bencana.

“Artinya, dengan adanya workshop mitigasi bencana alam, para mahasiswa cepat tanggap dan juga menjadi garda terdepan ketika musibah ataupun bencana itu datang,” tukas Arcellia. (crp).



  • Bagikan