38.603 Warga Abdya Sudah Divaksin Covid-19 - Waspada

38.603 Warga Abdya Sudah Divaksin Covid-19

- Aceh
  • Bagikan

BLANGPIDIE (Waspada): Dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, terhitung sejak awal Februari lalu, hingga Senin (26/7), tercatat sebanyak 38603 orang warga Aceh Barat Daya (Abdya), sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Sebagian diantaranya, sudah menerima vaksin dosis kedua. Sementara sebagiannya lagi, baru menerima vaksin dosis pertama.

Wakil Ketua I Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya, Letkol Inf Arip Sugabiyo kepada Waspada Selasa (27/7) mengungkapkan, sebanyak 38603 warga Abdya yang sudah menerima vaksin dimaksud, merupakan data terakhir terhitung sejak pemberian vaksin pertama di daerah setempat, pada awal bulan Februari lalu, hingga penghujung Juli 2021 ini.

Rinciannya, Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 1440 orang yang sudah menerima vaksin dosis pertama, atau setara 100,2 persen. Dari jumlah itu, nakes yang sudah melanjutkan pada vaksin dosis kedua sebanyak 1338 orang, atau setara 92,8 persen.

Pelayan Publik, penerima vaksin dosis pertama sebanyak 7887 orang, atau setara 57,1 persen. Sedangkan yang melanjutkan pada dosis kedua berkisar 5107 orang, atau setara 37,0 persen. Usia lanjut (lansia), vaksin dosis pertama sebanyak 2393 orang, atau setara 24,8 persen. Lanjut dosis kedua hanya berkisar 608 orang, atau setara 6,3 persen.

Sedangkan dari masyarakat umum, yang sudah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 17986 orang, atau setara 23,0 persen. Sedangkan yang melanjutkan pada dosis kedua 1792, setara 2,3 persen. Terakhir, anak usia 12-17 tahun, ada 42 orang, setara 0,3 persen. Sedangkan yang lanjut dosis kedua nihil (belum ada).

Dalam kesempatan itu, Letkol Inf Arip Subagiyo, yang juga merupakan Dandim 0110/Abdya itu menambahkan, jumlah vaksin yang sudah diterima daerah ‘Nanggoe Breuh Sigupai’ secara keseluruhan per 26 Juli 2021 adalah 38603 dosis. Rinciannya, diterima 38603 dosis, terpakai 38603 dosis, rusak 0 dosis dan sisa 0 dosis.

Terdiri dari single dose, diterima 2313 dosis, dipakai 2313 dosis, rusak 0 dosis dan sisa 0 dosis. Multi dose 36290 dosis, diterima 36290 dosis, dipakai 36290 dosis, rusak 0 dosis dan sisa 0 dosis. “Jadi, total keseluruhannya 38603 dosis,” demikian Letkol Inf Arip Subagiyo. (b21)

  • Bagikan