Waspada
Waspada » 330 Karton Rokok Luffman Diamankan Bea Cukai Langsa
Aceh Headlines

330 Karton Rokok Luffman Diamankan Bea Cukai Langsa

Tim gabungan Kantor Wilayah DJBC Aceh, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa bersama Kepolisian Resor Aceh Tamiang mengamankan 3,3 juta batang rokok ilegal merk Luffman jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) yang telah dimuat di dalam truk di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (11/4). 330 Karton Rokok Luffman Diamankan Bea Cukai Langsa. Waspada/dede
Tim gabungan Kantor Wilayah DJBC Aceh, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa bersama Kepolisian Resor Aceh Tamiang mengamankan 3,3 juta batang rokok ilegal merk Luffman jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) yang telah dimuat di dalam truk di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (11/4). 330 Karton Rokok Luffman Diamankan Bea Cukai Langsa. Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Kantor Wilayah DJBC Aceh, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa bersama Kepolisian Resor Aceh Tamiang mengamankan 330 Karton atau 3,3 juta batang rokok ilegal merk Luffman jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) yang telah dimuat di dalam truk di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (11/4).

Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Langsa, Tri Hartana melalui Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Iwan Kurniawan, Senin (12/4) mengatakan, meskipun hari libur tidak menyurutkan semangat pengawasan yang dilakukan oleh petugas Bea Cukai Indonesia.

Sebagai bentuk sinergi antar instansi yang dilakukan oleh Kantor Wilayah DJBC Aceh dan KPPBC TMP C Langsa bersama Tim Kepolisian Resor Aceh Tamiang telah dilakukan penindakan terhadap Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) berupa rokok yang tidak dilekati pita cukai (polos) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Penangkapan itu, berawal dari informasi masyarakat tentang akan adanya pengiriman Hasil Tembakau (HT) berupa rokok yang diduga ilegal di Provinsi Aceh dengan menggunakan sarana pengangkut berupa truk.

Selanjutnya tim gabungan melakukan pendalaman informasi dan akhirnya didapat informasi atas sarana pengangkut truk beserta ciri-cirinya, lengkap dengan nomor polisi kendaraan yang mengangkut rokok tersebut. Tim gabungan kemudian melakukan penindakan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

“Tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa hasil tembakau (HT) rokok yang tidak dilekati pita cukai (polos) merek Luffman jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) sebanyak 330 karton atau sebanyak 3.300.000 batang dengan perkiraan total nilai barang sebanyak Rp5.970.000,000 dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebanyak Rp3.623.000,000,” sebutnya.

Diutarakannya lagi, atas penindakan tersebut diamankan juga barang bukti berupa satu unit sarana pengangkut truk merek Mitsubishi jenis Colt Diesel dan tiga pelaku.

“Barang bukti berupa rokok merk Luffman sebanyak 330 karton, satu unit truk, dan tiga pelaku kini diamankan di Kantor Bea Cukai Langsa untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” ujarnya.

Adapun dasar hukum dari kegiatan penindakan terhadap Barang Kena Cukai berupa hasil tembakau jenis rokok Sigaret Putih Mesin tersebut, merupakan pelanggaran pidana yang diduga melanggar pasal 54 UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai yang berbunyi: Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama lima tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

“Operasi penindakan ini tidak hanya untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya barang-barang ilegal yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan, melainkan upaya nyata Bea Cukai dalam mengamankan penerimaan negara,” tandasnya.(b13)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2