Waspada
Waspada » 28 Pelajar Kawasan Industri Aceh Utara Lanjutkan Pendidikan Ke SMTI
Aceh

28 Pelajar Kawasan Industri Aceh Utara Lanjutkan Pendidikan Ke SMTI

MANAJER Humas PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Nasrun. Waspada/Ist
MANAJER Humas PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Nasrun. Waspada/Ist

LHOKSEUMAWE (Waspada): Sejumlah 28 pelajar di lingkungan PT PIM Aceh Utara, mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Banda Aceh.

Senilai Rp1,5 milyar dana telah direalisasikan untuk pendidikan anak berprestasi di kawasan industri pupuk tersebut.

Manajer Humas PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Nasrun melalui siaran pers, Sabtu (4/7) menjelaskan, dana untuk beasiswa anak berbrestasi di lingkungan PT PIM berasal dari CSR dan THR direksi serta komisaris perusahaan.

“Total dana yang dikeluarkan sampai dengan Juni 2020 senilai Rp1,5 miliar,” tegasnya.

28 Anak yang mendapat beasiswa melanjutkan ke sekolah industri, berasal dari desa binaan PIM.

Diantaranya dari desa binaan di Aceh Utara, Desa Tambon Baroh, Tambon Tunong, Paloh Gadeng, Keude Krueng Geukueh, dan Dusun Madat.

Selain itu juga dari desa binaan Blang Naleung Mameh (Pemko Lhokseumawe) dan Desa Blang Mee (Bireuen).

“Beasiswa tersebut mencakup biaya sekolah, akomodasi selama pendidikan di Banda Aceh, biaya konsumsi, dan uang saku,” jelas Nasrun.

Sementara itu, berbagai perkembagan di bidang industri pupuk terus dilakukan perusahaan yang berada di Krueng Geukuh, Aceh Utara tersebut.

Diantaranya, berkomitemen menjadi perusahaan pupuk dan petro kimia yang kompetitif.

“Demi mencapai cita-cita tersebut, rencana pengembangan telah dicanangkan. Dimulai dengan pembangunan pabrik NPK menjadi salah satu produk diversifikasi PIM,” tambah Manajer Humas Nasrun.

Progress fisik pabrik NPK sampai Juni 2020 sebesar 34,37% dan direncanakan selesai pada Desember 2021.

Selain itu PIM akan melakukan komersialisasi terhadap aset eks PT AAF.

Di antaranya adalah penyewaan lahan pabrik kepada investor yang berminat dan kerjasama operasi melalui pemanfaatan pabrik H202 serta pelabuhan eks PT AAF. (b08)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2