BANDA ACEH (Waspada): Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh melalui Pokja Kampung KB melakukan kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Kampung KB ke Kabupaten Nagan Raya, di Balai Penyuluh KB Kecamatan Kuala, Kamis (23/11/23).
Pada kesempatan itu dilakukan pendampingan pengisian Website Kampung KB yang di pandu oleh tim dari Pokja Kampung KB Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh dan diikuti oleh PKB/ PLKB kecamatan terdekat.
Ketua Pokja Kampung KB Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Efiyanti SH. M.A.P mengatakan, Kabupaten Nagan Raya sudah mempunyai SK Pj. Bupati tentang Pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas yang baru untuk 197 desa. Sehingga seluruh desa di Kabupaten Nagan Raya sebanyak 222 Desa semua sudah berstatus sebagai kampung KB.
Kata dia, pembentukan Kampung KB di seluruh desa ini adalah sebagai upaya pemenuhan target yang diberikan pemerintah, dimana target kita tahun 2023 Provinsi Aceh itu harus punya kampung keluarga berkualitas sebanyak 4.507 Kampung KB yang merupakan target Nasional, ujar Efiyanti
Dari target 4.507 tersebut, lanjut dia, sampai saat ini baru ada 4.282 yang sudah terbentuk Kampung KB di Kabupaten/kota. “Namun ada dua kabupaten yang belum mempunyai SK pembentukan Kampung KB baru yaitu Aceh Utara dan Aceh Timur. Sementara Aceh Jaya dan Nagan Raya sudah ada SK. Insya Allah dalam waktu dekat akan kita input terus bisa tercapai,” ujarnya, sedangkan Aceh Utara dan Aceh Timur SK -nya sedang berproses.
“Sebenarnya targetnya harus selesai 2023 dan tahun 2024, namun ada beberapa kabupaten termasuk Nagan Raya langsung menyelesaikan di tahun 2023 ini sehingga nanti untuk tahun 2024 kita tidak memikirkan lagi pembentukan Kampung KB tapi langsung ke pelaksanaannya,” tambah Efiyanti.
Dalam arahannya Efiyanti mengatakan, di Kabupaten Nagan Raya ada 25 kampung KB yang sudah terinput datanya. “Kalaupun belum punya data di kampung KB baru, ada data kampung KB lama yang memang selama ini sudah kita bina nanti kita bisa lihat di kampung KB lama yang selama ini sudah kita bina sebanyak 25 Desa yang sudah punya klasifikasinya apa masih dasar atau dia sudah berkembang, mandiri atau malah berkelanjutan,” sebutnya.
Menurutnya, untuk menaikkan klasifikasi Kampung KB dari dasar ke berkembang sebenarnya tidak susah hanya cukup mengisi profil data kependudukannya, mengisi Poktan yang diminta dan mengisi laporan kegiatan, sudah bisa naik ke berkembang. “Jadi minimal tidak ada lagilah yang dasar,” ujarnya.
Adapun tim Pokja Kampung KB adalah bertugas memaksimalkan pembinaan dan tata cara pengiputan Data Kampung KB selama dua hari yang dipandu oleh Reva yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Kuala dimana nanti data Kampung KB sudah terisi di web Kampung KB.(b02)