22 Anggota Satpol PP Dan WH Langsa Positif Narkoba

- Aceh
  • Bagikan
Terlihat petugas BNN Kota Langsa, saat melakukan tes urine bagi anggota Satpol PP dan WH Kota Langsa, yang terindikasi ada 22 positif narkoba di Aula Cakra Donya Langsa, Kamis (18/11) siang.Waspada/Rapian
Terlihat petugas BNN Kota Langsa, saat melakukan tes urine bagi anggota Satpol PP dan WH Kota Langsa, yang terindikasi ada 22 positif narkoba di Aula Cakra Donya Langsa, Kamis (18/11) siang.Waspada/Rapian

LANGSA (Waspada) : Sebanyak 485 Satpol PP dan WH Kota Langsa yang menjalani tes urine yang digelar oleh Kesbangpol Langsa didapati positif pengguna narkoba sebanyak 22 orang, di Aula Cakra Donya, Kamis (18/11) siang

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, AKBP H Basri SH MH, yang dikomfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut bahwa hasil dari tes urine didapati ada 22 orang anggota Satpol PP Kota Langsa yang positif narkoba.

“Benar sejauh dari hasil tes urine tersebut ada 22 orang anggota Satpol PP dan WH Kota Langsa yang positif narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, dari 22 orang ini haruslah menjalani rehab di BNN dan terkait sanksi itu ranahnya ada di Wali Kota Langsa langsung. “Kita sarankan agar ke 22 orang ini kiranya dapat direhab, terkait sanksi itu kebijakan di Wali Kota Langsa,” ujar Basri.

Terkait nama-nama anggota Satpol PP dan WH yang positif narkoba, Basri, tidak membukanya secara gamblang. “Soal nama nanti sajalah setelah kita laporkan dulu ke Pemko Langsa,” tuturnya

Berdasarkan hasil tes urine dari anggota Satpol PP dan WH Kota Langsa, yang menggunakan positif narkoba terdiri dari THC 8 orang, BZO 3 orang, MET 6 orang, MET, BZO 1 orang, MET, AMP ada 2 orang, MET, THC ada 1 orang, AMP ada 1 orang jadi total 22 orang yang positif.

“Ini lah hasil dari tes urine tadi, ada beragam pengguna narkoba yang dikomsumsi oleh para abdi negara di bawah bendera Satpol PP tersebut,” imbuhnya.

Kasatpol PP dan WH Kota Langsa, Rudi Selamat SP, Kamis (18/11) sore di ruangannya.Waspada/Rapian

Sementara itu Kasatpol PP dan WH Kota Langsa, Rudi Selamat, yang ditemui wartawan diruang kerjanya menyatakan bahwa tes urine ikuti oleh 433 tenaga kontrak dan tenaga honor ditambah ASN 53 total 486 anggota Satpol PP dan WH Kota Langsa.

Lanjutnya, terkait tes urine Satpol PP dan WH Kota Langsa pada dasarnya adalah untuk membersihkan seluruh pegawai yang ada di Satpol PP daripada penyalulahgunaan narkoba,

Kemudian, untuk sanksi jika terbukti ada ASN dan tenaga kontrak serta honorer yang terindikasi narkoba hasil tes urine dinyatakan kedapatan mengkomsumsi tentunya ada sanksi yang diberikan berupa sanksi administratif dan pemecatan bagi mereka yang sudah pernah dilakukan rehabilitasi.

“Apabila sudah pernah direhab dan terbukti lagi pada tes urine hari ini maka dikenakan sanksi tegas bisa berupa pemecatan atau pemberhentian,” tegas Rudi

Ditambahkannya, sanksi administratif bagi para pegawai yang hasil tes urine dinyatakan positif dapat juga diberikan sanksi administratif berupa pencopotan atau pemberhentian jabatannya strukturalnya serta penurunan pangkat satu tingkat dan terkait sanksi nantinya akan berkoordinasi lagi ke BKPSM Kota Langsa terkait sanksi yang diberikan.

Kendati demikian harapannya, selalu memberikan pembinaan dan arahan kepada seluruh pegawai Satpol PP dan WH untuk tidak mencoba-coba barang haram tersebut dapat merusak jiwa dan raga bagi penggunanya.

“Artinya Satpol PP dan WH Kota untuk mendukung program pemerintah khususnya kerjasama anatra Pemko dan BNN dalam menciptakan kota Langsa yang bersih narkoba (bersinar), terutama kepada seluruh ASN,” tukasnya. (crp).



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *