Waspada
Waspada » 20 Wisudawati Akademi Paradigta Angkatan II Diwisuda
Aceh

20 Wisudawati Akademi Paradigta Angkatan II Diwisuda

Asisten II Setdakab Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad, MSi dan pejabat terkait foto bersama wisudawati Akademi Paradigta, Selasa (3/3) pagi. Waspada/Abdul Mukthi Hasan
Asisten II Setdakab Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad, MSi dan pejabat terkait foto bersama wisudawati Akademi Paradigta, Selasa (3/3) pagi. Waspada/Abdul Mukthi Hasan

BIREUEN (Waspada): Sebanyak 20 ibu-ibu kader Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) lulusan Akademi Paradigta, Kabupaten Bireuen, diwisuda di Gedung Serbaguna Kecamatan Jeunieb, Selasa (3/3) pagi.

Prosesi wisuda itu ditandai pengalungan selempang dan penyerahan sertifikat oleh Plt Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi diwakili Asisten II Setdakab Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad, MSi, dihadiri Forkopincam Jeunieb, pejabat terkait, Kompak Bireuen dan perangkat gampong.

Plt Bupati diwakili Asisten II Setdakab Ir Ibrahim Ahmad, MSi, mengatakan, hari ini merupakan hari bahagia bagi kita semua karena hari keberhasilan bagi perempuan-perempuan khususnya tergabung dalam komunitas Pekka, menyelesaikan pendidikan dan pelatihan terstrukturnya.

“Saya berharap melalui wisuda Akademi Paradigta ini, dapat memperkuat tata kelola gampong karena perempuan juga berperan dalam peningkatan sumber daya dan pemberdayaan ekonomi di gampong,” sebutnya.

Alumni Paradigta, mentor, akademisi fokus masalah nyata di tengah masyarakat, seperti tingginya angka stunting dan ini masalah luar biasa mengancam generasi.

Selain itu perlunya pengembangan usaha salah satunya dengan memperkuat UMKM, penguatan pangan untuk peningkatan gizi.

“Saya harap serikat Pekka terus berperan aktif dalam pengembangan kader perempuan dalam pembangunan di Kabupaten Bireuen dan menjadi mitra dalam pemberdayaan perempuan untuk peningkatan kualitas hidup perempuan,” harap Plt Bupati Bireuen.

Publikasikan Kegiatan

Asisten II turut menyarankan tim pembina Pekka agar lebih dipublikasikan kegiatan untuk dapat diketahui dan tingkatkan lagi koordinasi dengan pemerintah daerah agar bisa terus bekelanjutan dan diharap bisa dibantu anggaran pemberdayaan dan pemasaran produk dihasilkan ibu-ibu.

Ketua Serikat Pekka Bireuen, Cut Ratna Dewi mengatakan, Pekka hadir sejak tahun 2002 dan pertama sekali di Jeunieb, kini di lima kecamatan yaitu Jeunieb, Peudada, Peulimbang, Pandrah, Simpang Mamplam, dengan anggota 600 orang di 20 gampong.

Adapun kegiatan dilakukan, simpan pinjam dan sudah terbentuk koperasi Kopwan Tuah Pekka, kelas pendidikan sepanjang hayat (keaksaraan fungsional untuk belajar paket A dan B dan C), pelatihan peningkatan kapasitas perempuan.

Selain itu juga pendampingan kasus KDRT dan legalitas identitas diri, akses layanan perlindungan sosial terkait kartu BPJS Kkesehatan, pelayanan terpadu (Yandu), klinik layanan informasi dan konsultasi (KLIK Pekka), untuk pelayanan dasar dan sosial, jelasnya.

Sedangkan rangkaian kegiatan akademi Paradigta setahun telah melakukan proses pembelajaran di kelas maupun luar kelas, akademia dan mentor terlibat dalam kegiatan di tingkat kecamatan, berbagai kegiatan sebagai tugas lapangan di luar kelas, terang Cut Ratna Dewi. (cb02/B).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2