2 Km Jalan Cot Mulu-Lampoih Saka Butuh DOKA 2022
banner 325x300

2 Km Jalan Cot Mulu-Lampoih Saka Butuh DOKA 2022

  • Bagikan
Kondisi jalan yang menghubungkan Keude Lampoih Saka-Cot Mulu, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie rusak parah. Sebuah lubang box culvert (gorong-gorong-red) yang jebol mengintai setiap warga yang melintasi jalur tersebut. Warga berharap DOKA 2022, bisa digunakan untuk membangun kembali jalan itu, Selasa (18/5). 2 Km Jalan Cot Mulu-Lampoih Saka Butuh DOKA 2022. Waspada/Muhammad Riza
Kondisi jalan yang menghubungkan Keude Lampoih Saka-Cot Mulu, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie rusak parah. Sebuah lubang box culvert (gorong-gorong-red) yang jebol mengintai setiap warga yang melintasi jalur tersebut. Warga berharap DOKA 2022, bisa digunakan untuk membangun kembali jalan itu, Selasa (18/5). 2 Km Jalan Cot Mulu-Lampoih Saka Butuh DOKA 2022. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Ribuan warga Kecamatan Peukan Baro dan Simpang Tiga berharap Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA) 2022, dapat dimanfaatkan untuk membangun sarana jalan yang menghubungkan Gampong Cot Mulu dengan Kota Kecamatan Peukan Baro, yaitu Lampoih Saka.

“Ada sekira 2 Km lebih jalan Cot Mulu-Keude Lampoih Saka telah lama dibiarkan rusak parah. Akibat dari buruknysa sarana jalan ini sudah cukup banyak warga pengguna jalan yang mengalami musibah, mereka banyak yang terjatuh,” kata Anwar, 35, warga setempat, Selasa (18/5).

Menurut Anwar, jalan tersebut merupakan jalan antar kecamatan yang merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Pidie. Jalan tersebut juga bisa tembus menuju Kemukiman Bungie dan Gampong Blang, Kecamatan Simpang Tiga. Artinya kata dia, setiap waktu sangat ramai warga yang melintasi jalan tersebut.

Namun pada sisi lain, Pemkab Pidie sejak tahun 2010 sampai 2022 sekarang, jalan Cot Mulu-Lampoih Saka tidak tersentuh pembangunan. “Kali ini kami dengan para anggota DPRK Pidie sibuk memperjuangkan Pokir dari DOKA. Kami berharap ada DOKA untuk membangun jalan Cot Mulu-Lampoih Saka,” katanya.

 

Amatan Waspada.id, Selasa (18/5) pagi, sepanjang kurang lebih 2 Km jalan penghubung Gampong Cot Mulu-Keude Lampoih Saka, Kecamatan Peukan Baro mengalami rusak parah. Sepanjang jalan itu dipenuhi lubang-lubang besar. Sementara dua box culvert (gorong-gorong-red) yang terdapat di Jalan Cot Mulu-Keude Lampoih Saka telah jebol dimakan usia.

Banyak warga yang melintas di jalan tersebut terperosok dalam lubang box culvert tersebut yang telah jebol. “Selama puasa dan Idul Fitri ini sudah ada tiga orang yang terjatuh dalam lubang box culvert itu. Mereka semua dilarikan ke rumah sakit, ada patah bahu dan juga kaki,” terang Anwar.

Selain itu, dampak dari buruknya jalan tersebut aktivitas warga menjadi terganggu. Ruas jalan ini juga dilaporkan sudah sulit dilintasi kendaraan roda empat. Kondisi box culvert bolong berada tepat di tengah-tengah badan jalan dengan panjang hampir 1 meter dan nyaris memutus badan jalan. Warga setempat terpaksa memasang balok dan kayu sembarang ke dalam lubang agar kendaraan roda empat tetap dapat melintas. (b06)

 

  • Bagikan