Waspada
Waspada » 14 KK Warga Sungai Pauh Tanjong Mengeluh Kekurangan Arus Listrik
Aceh Ekonomi

14 KK Warga Sungai Pauh Tanjong Mengeluh Kekurangan Arus Listrik

Terlihat petugas lapangan PLN saat mengecek arus listrik pada salah satu tiang listrik di Dusun Melati, Gampong Sungai Pauh Tanjong, Kec. Langsa Barat, foto diabadikan beberapa hari lalu. 14 KK Warga Sungai Pauh Tanjong Mengeluh Kekurangan Arus Listrik. Waspada/Ist
Terlihat petugas lapangan PLN saat mengecek arus listrik pada salah satu tiang listrik di Dusun Melati, Gampong Sungai Pauh Tanjong, Kec. Langsa Barat, foto diabadikan beberapa hari lalu. 14 KK Warga Sungai Pauh Tanjong Mengeluh Kekurangan Arus Listrik. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada) : Sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) Dusun Melati, Gampong Sungai Pauh Tanjong, Kec. Langsa Barat, mengeluhkan arus listrik yang diterimanya kurang dan parahnya lagi, ada beberapa alat elekronik rusak, Kamis (25/3).

“Sejak tanggal 22 Maret silam, kondisi di beberapa rumah kekurangan arus listrik, ada tv dan beberapa alat elekronik mengalami kerusakan,” ujar Puddin warga setempat.

Dijelaskannya bahwa kondisi kekurangan arus listrik ini sudah dilaporkan kepada pihak PLN Cabang Langsa, namun belum ada tanggapan serius meskipun petugas lapangan hanya sekali mengecek salah satu tiang listrik tersebut.

Kekurangan listrik yang dirasakan oleh 14 KK di mana ketika menghidupkan lampu seperti setengah hidup artinya tidak terang benderang, melainkan hidupnya bola lampu redup.

“Kalau kita hidupkan lampu kondisinya redup dan ketika kita hidupkan AC dari pukul 18.00 hingga 23.00 tidak dingin, namun di atas jam 23.00 baru terasa dinginnya, ini membuktikan arus yang masuk tidak full,” keluh Puddin.

Di samping itu juga, ketika dicek arus listrik pada meteran untuk kapasistas 4 Ampere hanya keluar angka dikisaran 150 hingga 180 saja. Persoalan ini juga, kata Puddin, telah dilaporkan secara online melalui aplikasi PLN Mobile, namun solusi dari PLN juga tak kunjung terselesaikan.

“Kita berharap pihak PLN dapat mencarikan solusi yang mumpuni agar pelayan kepada pelanggan terpuaskan karena hingga saat ini dirinya tidak menunggak dalam membayar,” pinta Puddin.

Ditambahkan Puddin, menurut keterangan pekerja lapangan dari PLN bahwa untuk mendapatkan arus yang normal harus menambah beberapa tiang agar kabel yang dipasang ke rumah warga tidak menyangkok pada rumah warga lainnya.

Sementara itu Geuchik Gampong Sungai Pauh Tanjong, Muklis Saputra, menyikapi ihkwal tersebut juga sudah melayangkan surat permintaan penambahan tiang listrik untuk dipasang pada Dusun Melati kepada PLN Langsa.

Pun demikian, baik tiang listrik maupun solusi lain belum juga diberikan pihak PLN hingga saat ini, di mana sangat membutuhkan suplay arus yang memadai agar peralatan elektronik lebih aman dari kerusakan.

Terpisah kepala Kepala ULP PLN Langsa Kota, Adam Ramanditha, yang dihubungi melalui WhatsApp menyatakan akan secepatnya memperbaiki jaringan arus listrik di dusun tersebut.

“Kita sudah hubungi pelanggannya dan rencana besok akan dialih beban untuk memperbaiki tegangan,” tukas Adam singkat. (b13).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2