Waspada
Waspada » 12.365 Siswa RA/MI Mulai Tatap Muka
Aceh Pendidikan

12.365 Siswa RA/MI Mulai Tatap Muka

Kepala Subbag TU Kantor Kemenag Aceh Timur, H. Akly Zikrullah, MH, diperiksa suhu tubuh saat melakukan kunjungan kerja meninjau kesiapan belajar tatap muka di MIN 24 Aceh Timur di Idi, Sabtu (29/8). Waspada/M. Ishak
Kepala Subbag TU Kantor Kemenag Aceh Timur, H. Akly Zikrullah, MH, diperiksa suhu tubuh saat melakukan kunjungan kerja meninjau kesiapan belajar tatap muka di MIN 24 Aceh Timur di Idi, Sabtu (29/8). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Setelah enam bulan dirumahkan dengan alasan pandemi global virus Corona, kini 12.365 siswa/i Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Timur akan kembali melanjutkan pembelajaran tatap muka.

“Enam bulan para siswa/i kita rumahkan dan pembelajaran berlangsung secara daring dan luring. Tapi terhitung mulai pekan depan pembelajaran tatap muka akan kembali dilanjutkan untuk 11.968 siswa MTs dan 397 murid RA Se-Kabupaten Aceh Timur,” kata Kepala Tata Usaha Kantor Kemenag Aceh Timur, H. Akly Zikrullah, MH, kepada Waspada, Sabtu (29/8).

Disela-sela meninjau persiapan belajar tatap muka di MIN 24 Aceh Timur, Akly mengaku, pembelajaran tatap muka di jenjang RA dan MI tersebut dengan ketentuan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Pihak MI dan RA kita wajibkan menyediakan tempat mencuci tangan lengkap dengan sabun, masker, mengatur jarak tempat duduk dan setiap murid yang masuk harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh,” tambah Akly.

Pembelajaran tatap muka yang dilakukan tersebut mengikuti kesepakatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, di mana seluruh Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) juga mulai melakukan pembelajaran tatap muka terhitung, Senin (31/8).

“Pembelajaran tatap muka ini tetap menggunakan kurikulum darurat sebagaimana yang sudah diberlakukan sebelumnya untuk siswa/i jenjang MTs dan MA,” tutur H. Akly.

Protokol Kesehatan

Melihat persiapan yang dilakukan MIN 24 Aceh Timur, mantan Ketua DPC Nahdlatul Ulama (NU) Aceh Timur ini ikut mengapresiasinya, karena pihak madrasah sudah menyiapkan segalanya dengan mengikuti protokol kesehatan, baik tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dan tempat duduk dalam ruangan.

“Kita juga meminta guru yang hendak mengajar juga diperiksa suhu tubuhnya setiap pagi,” kata H. Akly.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kemenag Aceh Timur, H. Mulkan Sidamanik, MA, menambahkan, pihaknya selama sepekan terakhir telah mengunjungi sebagian besar MI baik MI Negeri sebanyak 33 titik maupun MI Swasta sebanyak 13 titik. Tujuannya, melihat kesiapan madrasah menjelang belajar tatap muka yang bakal segera dimulai.

“Sebelum kita tinjau RA dan MI, kita sudah rapatkan seluruh Kepala Madrasah (Kamad) jenjang MI, termasuk RA. Hasilnya, pembelajaran tatap muka jenjang RA dan MI tersebut harus berlangsung dengan mematuhi protokol kesehatan. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya wabah COVID-19 di kalangan madrasah,” kata H. Mulkan

Mulkan juga meminta pihak madrasah tidak membenarkan wali siswa/i masuk ke dalam pekarangan madrasah saat menjemput anak-anaknya.

Dilanjutkan, pembelajaran tatap muka selama masa new normal untuk jenjang MTs dan MA telah berlangsung sejak 13 Juli lalu, namun hingga kini masih berjalan normal sesuai dengan protokol kesehatan.

“Ujicoba yang kita lakukan untuk jenjang MTs dan MA berhasil, sehingga kita bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, sepakat pembelajaran jenjang RA dan MI dilakukan secara tatap muka,” demikian H. Mulkan. (b11).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2