110 Ormas Ikuti Sosialisawi Pembinaan Dan Pengawasan Kesbangpol

110 Ormas Ikuti Sosialisawi Pembinaan Dan Pengawasan Kesbangpol

- Aceh
  • Bagikan
Ratusan Ormas Langsa mengikuti sosialisasi pembinaan dan pengawasan Ormas yang bertajuk 'Meningkatkan Kemandirian Ormas sebagai Mitra Pemerintah Kota Langsa' di Aula Vitra Convention Hall Langsa, Jumat (19/3), oleh Kesbangpol Kota Langsa. 110 Ormas Ikuti Sosialisawi Pembinaan Dan Pengawasan Kesbangpol. Waspada/dede
Ratusan Ormas Langsa mengikuti sosialisasi pembinaan dan pengawasan Ormas yang bertajuk 'Meningkatkan Kemandirian Ormas sebagai Mitra Pemerintah Kota Langsa' di Aula Vitra Convention Hall Langsa, Jumat (19/3), oleh Kesbangpol Kota Langsa. 110 Ormas Ikuti Sosialisawi Pembinaan Dan Pengawasan Kesbangpol. Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Sebanyak 110 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) mengikuti sosialisasi Pembinaan dan Pengawasan Ormas yang bertajuk ‘Meningkatkan Kemandirian Ormas sebagai Mitra Pemerintah Kota Langsa’ yang digagas Kesbangpol Kota Langsa di Aula Vitra Convention Hall Langsa, Jumat (19/3).

Wali Kota Langsa diwakili Asisten I Pemko Langsa, Suryatno SSTP MAP, membuka secara resmi acara tersebut menyampaikan pesan di mana Ormas mempunyai hak mengeluarkan pendapat dan berkumpul yang sudah diatur oleh UU dan negara sudah menjamin hal itu.

Lanjutnya, tercatat hingga 31 Desember 2019 ada sekitar 430.000 ormas yang ada di Indonesia, ini menunjukan tumbuh pesatnya ormas di Indonesia dan Ormas adalah pilar terpenting dalam tatanan bernegara.

Ormas itu adalah mereka bersepakat mendirikan kelompok atau berkumpul secara suka rela untuk mendirikan perkumpulan guna membantu pemerintah. “Inilah sebuah qitahnya pendirian sebuah Ormas,” ucap Suryatno.

Jangan sia-siakan kesempatan emas ini karena semua ormas memiliki hak yang sama di mata hukum, berikan kontribusi bagi ormas yang ada di Kota Langsa menuju Kota Langsa yang berperadaban dan Islami.

Sementara itu Wakil Ketua I DPRK Langsa, Saifullah, mengatakan Pemerintah harus ada perhatian kepada Ormas, kepemudaan maupun LSM yang eksis di Kota Langsa.

“Apapun yang dilakukan Ormas harus mendapatkan dukungan dari pemerintah baik secara moril maupun finansial untuk operasional Ormas,” kata Saifullah.

Seyogianya, kehadiran Ormas yang menjamur dan legalitasnya juga diakui tapi luput dari perhatian pemerintah, kiranya adanya pembinaan karena ormas adalah mitra pemerintah.

Dijelaskan Saifullah, janganlah mengkritik person tapi kritiklah pemerintah, oleh karenanya kritiklah yang sifatnya membangun, kami di DPR akan memperjuangkan hak Ormas agar mendapat perhatian dari Pemerintah, namun demikian tidak bisa berjalan sendiri kiranya adanya dukungan dari Ormas.

“Kita akan beraudensi ke Wali Kota Langsa untuk mendapatkan perhatian baik itu berupa biaya pembinaan untuk berjalannya sebuah ormas,” ujar Saifullah.

Panitia pelaksana yang juga Kabid Ketahanan Ekonomi Sosbud Ormas Kesbangpol Kota Langsa, Sri Verawati SH, dalam laporannya mengatakan tujuan dilaksanakan sosialisasi Ormas ini untuk terciptanya hubungan sinergis dan harmonis dengan Pemerintah Kota Langsa.

“Ini merupakan upaya mempercepat hubungan sinergis dan mendukung pembangunan Kota Langsa, di mana dihadiri oleh 110 Ormas, Kepemudaan dan LSM,” papar Vera.

Selanjutnya acara dipandu oleh Khairul Amri, dengan para panelis dr Fuadi SH MH, Dekan Fakultas Hukum Unsam membawakan dasar pendirian dan pembubaran ormas dan Mus Mulyadi, SPI MM, Kabid Sosbud Ormas Kesbangpol Aceh.

Pada sesi kedua yang dipandu oleh Hendra dengan para nara sumber H Agussalim SH MH, Kaban Kesbangpol Kota Langsa yang membawakan pembinaan dan pengawasan Ormas lalu Tokoh Pemuda oleh Zulfan SH MH dengan materi Manajemen Organisasi Modern. Ditutup dengan pembentukan forum komunikasi Ormas, penjelasan SOP FK Ormas, pemilihan Ketua FK Ormas dan Deklarasi pembentukan FK Ormas yang dihadiri oleh 110 ormas.(b13)

  • Bagikan