Berharap Bantuan Tangki Septik WC Dirampungkan

  • Bagikan
Berharap Bantuan Tangki Septik WC Dirampungkan

SUBULUSSALAM (Waspada): Ratusan warga penerima bantuan Tangki Septik (bak kedap air penampung dan mengolah limbah kotoran manusia) WC melalui DAK APBD 2024 berharap dirampungkan. Pasalnya, hingga berakhir 2024 sejumlah unit WC objek bantuan tidak rampung dan belum bisa dimanfaatkan.

Sejumlah sumber kepada Waspada terkait bantuan tangki septik skala individual kepada masyarakat miskin di kota ini berharap, pekerjaan tidak dibuat asal jadi sehingga manfaatnya betul-betul bisa dirasakan.

“Kita sangat berterima kasih atas adanya bantuan ini, tapi jangan juga mengatasnamakan masyarakat miskin padahal faedahnya tidak ada,” sesal seorang warga Kuta Tengah.

Dikatakan, dari 50 unit bantuan terkait di Kampong Kuta Tengah hanya empat unit sesuai gambar meskipun pintu WC belum ada. Lalu ada juga yang seharusnya pintu WC aluminum dipasang fiber, meskipun dijanjikan akan ditukar juga belum berfungsi.

“Hampir tetap ada masalah dari setiap unit yang ada,” terang sumber saat meninjau sejumlah unit di sana bersama Waspada, Rabu (26/2).

Dari Kampong Jontor diperoleh informasi jika dari 50 unit bantuan serupa, 12 diantaranya belum dikerjakan dan sekira 20% lagi Tahap III belum cair. “Untuk Tahap I dan II sudah rampung dan sebagian sudah berfungsi,” terang sumber.

Menurut sumber setempat, sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2024, dengan pagu Anggaran Rp5,4 M, pekerjaan bersifat swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan tersebar di sembilan kampong di empat kecamatan, dengan anggaran Rp600 juta/kampong.

Sembilan kampong tersebut, Buluh Dori, Sikalondang dan Subulussalam Selatan di Kecamatan Simpang Kiri. Lalu, Darussalam Kecamatan Longkib dan Lae Mate di Kecamatan Rundeng. Sementara empat di Kecamatan Penanggalan, Lae Motong, Jontor, Kuta Tengah dan Penuntungan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam, Alhadin S dikonfirmasi, Selasa (25/2) akui jika penyerapan anggaran Tahap III belum dibayar Pemko Subulussalam.

“Penyerapan tahap 3 belum dibayar Pemko, dilaksanakan secara swakelola oleh KSM, nanti apabila sudah dibayar akan dilanjutkan oleh KSM,” pesan Alhaddin, sebut akan menolak jika dikerjakan tidak baik oleh KSM.

Dikatakan, besaran Tahap III yang belum dibayar sebesar 30%. Menjawab Waspada soal pantuan Dinas PUPR terhadap perkembangan pengerjaan bantuan itu, Alhadin S pastikan masih menunggu realisasi pembayaran 30%. “Semuanya menunggu dibayarkan yang 30%, baru mereka melanjutkan pekerjaannya,” pesan Alhadin. (b17)

SATU Unit Tangki Septik seperti tak bertuan, berada di belakang rumah warga. Foto diambil, Rabu (26/2). (Waspada/Khairul Boangmanalu)


Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Berharap Bantuan Tangki Septik WC Dirampungkan

Berharap Bantuan Tangki Septik WC Dirampungkan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *