Tendangan Anak Durhaka Membuat Kedua Tangan Sang Ibu Renta Patah

  • Bagikan
INILAH kondisi ibu yang menjadi sasaran keberutalan anak yang dibagikan oleh menantu korban. Waspada/Ist
INILAH kondisi ibu yang menjadi sasaran keberutalan anak yang dibagikan oleh menantu korban. Waspada/Ist

“Ini sudah luar biasa, ia tega menganiaya ibu yang telah melahir dan membesarkannya”

IBU yang sudah berusia sepuh itu hanya bisa duduk berselanjor di kasur yang dibentang di atas lantai kamar berukuran 3 x 2,5 meter. Perempuan jompo ini dalam empat hari terakhir tidak dapat beraktivitas seperti biasa karena pergelangan tangannya cedera.

Ditemui Waspada di kediaman anaknya di Kel. Pelawi Utara, Kec. Bebalan, Kamis (12/9), sang nenek tampak lesu. Kedua tangan nenek malang ini terbalut perban. Jari tangan sang nenek yang sudah keriput itu terlihat masih bengkak.

Nenek malang dengan kondisi fisik yang sudah rapuh akibat faktor usia ini beberapa hari lalu mengalami nasib sangat memilukan. Ia ditendang putra bungsunya, R, 43, hingga membuatnya tersungkur dan kedua tangannya patah.

Peristiwa penendangan yang dialami oleh ibu sepuh yang telah berusia 83 tahun ini berawal dari teguran korban terhadap menantunya, N, setelah melihat lantai dapur rumah berlumut sehingga membuatnya jijik menginjakkan kakinya ke lantai.

Kemungkinan ucapan mertua yang dirasa tidak mengenakan ini sampai ke telinga suaminya. Tanpa ada filter, R, anak durhaka itu bertindak sangat kasar kepada perempuan tua renta yang telah melahirkan dan membesarkannya.

R tega menendang keras paha sang ibu yang sudah rapuh hingga membuat ibunya jatuh terjerembab ke lantai. Imbas dari tendangan keras tersebut, pergelangan tangan korban patah, karena kedua tangan yang sudah lemah tak kuat menopang bobot badannya.

Korban berinisial, Nu, menceritakan peristiwa memilukan dan sekaligus menyakitkan yang dialaminya, namun ia meminta masalah ini tidak diberitakan, karena ia tak mau masalah yang dialaminya diketahui orang banyak.

Namun, salah seorang dari menantu korban yang merasa tidak terima atas perlakukan keji adik iparnya terhadap sang mertua yang kondisi fisiknya sudah melemah tersebut siap angkat bicara.

Ia merasa, perlakuan adik iparnya ini sudah sungguh luar biasa. “Ini sudah luar biasa, ia tega menganiaya ibu yang telah melahir dan membesarkannya,” kata Ucok Gultom dengan nada prihatin atas insiden penganiayaan ini.

Dia menambahkan, sebelumnya, iparnya ini pernah melakukan perilaku kasar terhadap almarhum ayah kandungnya sendiri. “Semasa ayah mertua masih hidup, R, juga pernah menendang ayah hingga ayah terpental masuk ke parit,” kenangnya.

“Sebenarnya, secara pribadi aku keberatan dan ingin melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib, tapi sayangnya tidak mendapat dukungan dari keluarga,” ujar Ucok Gultom menyadari keberadaannya hanya sebatas menantu.(a10)


Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Tendangan Anak Durhaka Membuat Kedua Tangan Sang Ibu Renta Patah

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *