“tulisan wartawan bisa menghancurkan juga bisa memajukan”
DALAM catatan Waspada Pj. Bupati Simeulue, Teuku Reza Fahlevi masuk golongan Penjabat Bupati di situ yang usai dilantik banyak turun lapangan (turlap).
Kemudian bersilaturahmi dan menerima tamu. Bersama ulama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat maupun masyarakat kebanyakan.
Teuku Reza Fahlevi dilantik sebagai Pj. Bupati Simeulue pada 22-Juli-2024, sore.
Kepada Waspada saat menemani rekan rekan Wartawan Simeulue yang berhimpun dalam sebuah organisasi baru, lokal bernama Sekber, Jumat (9/8) malam di Pendopo setempat, Reza Fahlevi banyak berkelakar dan bertamsil.
“Sebagai kepala daerah tentu saya harus mampu menjadi pembina untuk semua organisasi masyarakat. Karena itu memang bagian tanggungjawab seorang pimpinan daerah,” ujarnya menanggapi salah satu penggalan penyampaian Ketua Sekber Alis Anizar malam itu.
Dia menyampaikan tugas utama sebagai Pj Bupati diantaranya menurunkan Inflasi, stunting dan menyukseskan Pilkada hingga selesai pelantikan bupati dan wakil bupati definitif.
Nah, untuk mencapai itu katanya lagi tentu perlu ada kestabilan keamanan, ekonomi dan politik.
Sementara dia mengaku sadar tidak mampu sendiri. “Saya paham, tulisan wartawan bisa menghancurkan juga bisa memajukan,” ucapnya lagi.
Teuku Reza Fahlevi yang bergelar Ampoun, mengatakan tidak ingin menutup diri kepada masyarakat apalagi kepada kalangan pers.
Ia juga memahami dinamika dikalangan kuli tinta dan media, “dualisme, tigalisme organisasi itu biasa karena undang undang dasar membolehkan kita untuk berserikat dan berpendapat,” urainya.
Memang faktanya kata Reza Fahlevi ketika ada dualisme organisasi maka seorang pimpinan daerah agak sedikit repot karena biasanya ada cemburu-cemburuan.
Namun jika itu perlu khusus untuk menjaga hubungan baik dengan semua kuli tinta di Simeulue, Ia siap menempatkan posisi bak seorang ayah yang beristri dua.
Tujuannya agar semua berjalan baik. Anak-anak tidak berantem.
Kata dia mengibaratkan bahwa seorang ayah yang punya dua istri lalu dari kedua istri punya banyak anak pula, kalau pandai mengelola maka akan langgeng.
Sebaliknya jika tidak pandai maka akan hancur.
Pasalnya, pasti anak-anak dari kedua istri mengharapkan perlakuan yang sama dari ayah kandung mereka.
Lantas ditohok Waspada.id dengan gurauan apakah Pj. Bupati Simeulue ada rencana untuk beristri dua, “Ampun kalau itu, saya tidak berani,”.
Katanya lagi ada pada satu ketika dia dan seorang bawahannya di Aceh Jaya pergi Ke Jakarta menemui dua orang boss yang kedua boss itu tidak akur.
Hal itu membuat Ia dan anggotanya itu jadi pusing, harus bohong hingga akhirnya tak mampu bersandiwara saat harus jumpa di waktu dan tempat yang sama.
“Pusing……,” kata Ampoun Reza Fahlevi yang akhirnya disambut tawa rekan-rekan dari Sekber yang menyambanginya tadi malam dan meminta “dukungan” untuk Sekber yang baru saja dibuat AD/ART nya sore kemarin.
Di sisi lain dalam pertemuan itu Ampoun Reza Fahlevi sempat menuturkan APBK Simeulue saat ini devisit namun saat di tanya Waspada berapa, “mau tau aja,” jawabnya ringan hingga akhir pertemuan. WASPADA.id/Rahmad.
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.