P.SIDIMPUAN (Waspada) : Kepala BPIP Republik Indonesia (Pusat) Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D meresmikan Program Perilaku Pancasila yang dirangkai dengan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila terhadap pelajar SLTA sederajat se Tabagsel di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan.
Kepala MAN IC Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, SPd.I, MSi, Senin (4/12) mengatakan selain peresmian Program Perilaku Pancasila dan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila tersebut, pada kesempatan itu, pelajar SLTA sederajat (MA, SMA dan SMK) se Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) juga menggelar Deklarasi Pancasila.
Kegiatan penguatan pemahaman ideologi Pancasila yang digelar di Aula MAN IC Tapanuli Selatan, Sabtu (2/12) dihadiri unsur Forkopimda Tapanuli Selatan, Kakan Kemenag Tapsel Drs. H.I khwan, Kakan Kemenag Padangsidimpuan Masir Rambe MA, Wakil Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan serta kepala sekolah dan pelajar MA, SMA dan SMK se Tabagsel.

Abdul Hakim Siregar mengungkapkan sangat merasa terhormat karena BPIP Pusat telah menjadikan MAN IC Tapsel sebagai lokasi peresmian Program Perilaku Pancasila dan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila untuk wilayah Tabagsel guna membentuk karakter generasi muda dengan kearifan lokal menuju Indonesia maju.
“Merasa terhormat atas kunjungan Bapak Kepala BPIP, Deputi, Kabag, dan seluruh tim atas kegiatan Sosialisasi Pancasila di MAN IC Tapsel terhadap pelajar MA/SMA?SMK se-Tabagsel. Semoga dengan acara ini, pengamalan terhadap Pancasila dengan menunjukkan sikap dan perilaku Pancasila semakin baik” tuturnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D menjelaskan pentingnya memahami dan memaknai sejarah kemerdekaan Republik Indonesia yang dipelopori oleh para pemuda yang memiliki perbedaan suku, agama, ras, adat, budaya tetapi mereka memiliki satu tujuan untuk Indonesia merdeka.
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ucapnya merupakan yang terbaik dan terhebat sepanjang sejarah peradaban manusia, karena singkat dan tidak berdarah, dibandingkan negara lain.”Tidak terlepas hari ini, peran pemuda dan pelajar sangat penting dalam peradaban Indonesia yang berkarakter Pancasila”, ujarnya.
Di samping itu Kepala BPIP juga menyampaikan kepada pelajar untuk dapat menjadi pelajar terpusat seperti perpaduan ibadah wudhu dan sujud dalam shalat. “Tanah air, secara khusus pelajar Muslim, harus menjadi yang pusat atau terdekat dengan sumber air dan tanah sebagaimana berwudhu dan sujud dalam shalat.”
Deputi Bidang hubungan antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP RI, Ir. Prakoso, MM sebagai salah satu pemateri dalam sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila itu menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sangat penting bagi generasi muda, terutama yang masih duduk di bangku SLTA sederajat. (a39)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.