25 Anggota DPRK Langsa Dilantik

LANGSA (Waspada): Dua puluh lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa masa jabatan 2019-2024, Senin (2/9) dilantik dan diambil sumpah dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRK Langsa di aula setempat.

25 Anggota DPRK Langsa Dilantik
Pengucapan sumpah/janji anggota DPRK Langsa masa jabatan  2019 - 2024 dipandu Ketua Pengadilan Negeri Kota Langsa, Dr. Nurnaningsih Amriani, SH, MH, Senin (2/9). Waspada/Munawar

Pelantikan diawali dengan pembacaan surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 171 /1452 / 2019 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa yang dibacakan Sekretaris DPRK Kota Langsa, Syamsul Bahri, S.Ag.

Selanjutnya, pengucapan sumpah/janji anggota DPRK Langsa masa jabatan 2019 - 2024 dipandu Ketua Pengadilan Negeri Kota Langsa, Dr. Nurnaningsih Amriani, SH, MH. Disusul penyematan Pin dan penandatanganan SK Anggota DPRK Langsa serta pengumuman Pimpinan Sementara DPRK Langsa, Ketua DPRK Zulkifli Latif (PA) dan Wakil Ketua Saifullah (Golkar). 

Sambutan Ketua Sementara DPRK Langsa, Zulkifli Latif mengatakan, sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada, bahwa sebelum pimpinan DPRK Langsa terbentuk secara definitif, maka DPRK Langsa dipimpin pimpinan sementara DPRK Langsa yang terdiri atas seorang ketua dan wakil ketua yang berasal dari dua partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama dan kedua. 

Sementara Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE dalam sambutannya mengatakan, pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan tadi pada hakikatnya merupakan investasi dan ikrar dari semua anggota DPRK untuk berjuang mengartikulasikan kepentingan rakyat melalui pelaksanaan tugas dan fungsi dewan. 

"Sebagai anggota dewan yang berasal dari partai politik berbeda, namun dalam konteks mengemban amanat rakyat, semuanya harus satu kesatuan yang berjuang untuk kepentingan orang banyak," sebutnya.

Karena itu, sebut Wali Kota, sebutan sebagai wakil rakyat hendaknya jangan hanya slogan saja tapi harus dipegang teguh agar tidak mengalami degradasi makna setelah duduk di lembaga legislatif ini. 

"Sampai kapanpun, hubungan dengan rakyat harus diperkuat tanpa pernah membangun tembok birokrasi yang seolah tidak tersentuh. Hubungan itu bisa dibangun melalui jalur komunikasi langsung, melalui kinerja yang berintegritas, serta dengan menunjukkan kepedulian terhadap suara rakyat," ucapnya.

Wali Kota menambahkan, sebagaimana posisi lembaga eksekutif yang duduk di lembaga legislatif ini pada hakikatnya juga merupakan pelayan masyarakat. Agar mampu melayani rakyat dengan baik, maka kerjasama antar lembaga-lembaga sesuai kewenangan masing-masing harus dapat diperkuat.

Dengan demikian, setiap gerak pembangunan yang dirancang, akan berjalan dengan baik serta mampu menghasilkan pencapaian yang terukur. Apalagi, sebagai wakil rakyat di legislatif, berbagai tugas penting sudah menanti terutama dalam menuntaskan agenda reformasi, menegakkan supremasi hukum, mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, terlebih lagi menjalankan kebijakan otonomi khusus yang berlaku di daerah kita ini. 

Selanjutnya, setelah pengambilan sumpah jabatan ini, demi kelancaran pelaksanaan tugas, perlu segera menentukan pimpinan sementara sesuai peraturan perundang-undangan.

Hadir, Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK. M.Sc, Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han), Kajari Kota Langsa Ikhwan Nulhakim, SH. MH, Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH. M.Kn, Ketua DPRD Aceh Tamiang, M. Fadlon, SH, Danyonif Raider 111/KB, Letkol Inf Guruh Tjahyono, SIP. M.I.Pol, Ketua MPU Kota Langsa, Dr. Zulkarnain, MA dan undangan.(cmw)